Mischka dan Devon Raih 32 Medali Olimpiade Matematika Dunia

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Sabtu, 21 Agustus 2021 16:00
Mischka dan Devon Raih 32 Medali Olimpiade Matematika Dunia
Diketahui keduanya berhasil merahaih 32 medali olimpiade matematika dan sains tingkat internasional.

Dream - Dalam suasana peringatan kemerdekaan ke-76 Indonesua, dua bersaudara, Mischka Aoki dan Devon Kei Enzo, mecacatakan prestasi membanggakan. Mereka berhasil merahaih 32 medali olimpiade matematika dan sains tingkat internasional.

" Selamat untuk kalian yang telah mengharumkan nama Indonesia di kompetisi internasional World Mathematics Invitational 2021 dan International Geography Olympiad 2021," tulis Mendikbud Nadiem Makarim, lewat akun Instagram @nadiemmakarim.

Dalam ajang WMI yang terakhir, Devon Kei terlebih dahulu meraih Diamond Medal. Kemudian, sang kakak, Aoki, berhasil meraih medali perak.

1 dari 4 halaman

Tak hanya itu, ternyata raihan medali tersebut bukanlah kali pertama bagi mereka berdua. Selama sebulan terakhir, mereka berhasil menambahkan sekitar 10 medali ke dalam koleksi prestasi mereka.

Jika dihitung, sampai tahun 2021, Devon dan Aoki telah mengumpulkan kurang lebih 32 medali untuk Indonesia di berbagai gelaran Olimpiade Matematika bertaraf Internasional.

Mischka Aoki dan Devon Kei Enzo

Adapun Olimpiade tingkat Internasional yang telah dimenangkan kakak beradik ini diantaranya adalah Diamond Medal dan Silver Medal dari WMI, Gold Medals dari Hua Xia Cup Global Round, AIMO, VANDA Science, serta BIG Australia Science Competition.

" Terima kasih atas hadiahnya untuk Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76!," tambah Nadiem.

2 dari 4 halaman

Duo Bocah Bersaudara Asal Indonesia Raih 12 Mendali Olimpiade Matematika Dunia

Dream - Bagi sebagian orang, matematika sangat sulit karena harus berkutat dengan angka dan rumus. Namun tidak bagi dua bersaudara, Devon Kei dan Mischka Aoki.

Putra dan putri dari perancang busana kenamaan Indonesia, Winnie Aoki, tetap mengukir prestasi di olimpiade matematika tingkat internasional.

Devon baru berusia 11 tahun dan Mischa umur 12 tahun, namun mereka sudah mengantongi tujuh medali emas, dua medali perak, dan tiga medali perunggu di ajang bergengsi.

Mereka telah berkompetisi di olimpiade tingkat internasional, di antaranya ASMO, AMO, WMI, SISMO, SASMO, Hua Xia Cup, dan seluruh medali berhasil dimenangkan hanya dalam waktu empat bulan saja.

3 dari 4 halaman

Aktif Sejak 2019

Kakak beradik asal Indonesia ini sudah mulai berpartisipasi di ajang olimpiade matematika tingkat Internasional sejak tahun 2019.

Saat itu, Devon Kei berhasil mewakili Indonesia memenangkan medali perunggu pada olimpiade matematika WMI Final di Fukuoka, Jepang. Sejak saat itu, mereka hampir tidak pernah absen dalam mengikuti ajang ajang Internasional seperti ini.

Sang ibunda, Winnie Aoki, yang dikenal sebagai perancang busana untuk gaun-gaun mewah Blue Ivy, putri penyanyi Beyonce, dan klien selebriti Hollywood lainnya, seperti putri Victoria Beckham, Kardashian, Sarah Jessica Parker, hingga keponakan Rihanna, sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh keduaanaknya.

“ Tentunya kita sebagai orang tua sangat senang dan bangga, karena kerja keras mereka membuahkan hasil, dan ikut berpartisipasi mengharumkan nama bangsa Indonesia di tingkat Internasional," ujarnya dalam siaran pers tertulis diterima Dream.co.id, Rabu 5 Mei 2021.

4 dari 4 halaman

Menempati Peringkat 6 Dunia

Pada ajang AMO yang merupakan salah satu olimpiade matematika paling bergengsi di dunia dan diikuti hampir 150.000 siswa dari seluruh penjuru dunia, Devon Kei tidak hanya berhasil meraih medali emas, tapi ia juga menempati peringkat 6 dunia.

Sedangkan di ajang WMI, Devon berhasil meraih dan menempati peringkat ke 2 se-Indonesia di tingkat levelnya.

Dilansir dari situs resmi ASMO, WMI, AMO, dan beberapa lainnya, ajang kompetisi olimpiade matematika ini diikuti puluhan bahkan ratusan ribu peserta dari penjuru dunia seperti Amerika, China, Taiwan, Korea, Thailand, Indonesia, Filipina, Singapura, Malaysia, Afrika, Hong Kong, Macau, Iran, Bulgaria, India, Kazakhstan, Cambodia, Myanmar, Australia, Brazil, dan lainnya.

Selama masa pandemi ini, Winnie mengatakan keduanya tetap fokus belajar untuk meraih prestasi-prestasi lainnya.

“ Pandemi Covid-19 tidak boleh menjadi halangan kita semua untuk berprestasi dan berkreasi. Justru disaat saat seperti ini, dimana aktivitas kita masih sangat terbatas, kita harus bisa menggunakan waktu yang ada dengan sebaik mungkin. Dimana untuk kedua putra dan putri kami, mereka memfokuskan waktu mereka untuk belajar lebih dalam, dibidang pelajaran matematika dan meraih lebih banyak prestasi," tutup Winnie.

Beri Komentar