Ilustrasi Mudik
Dream - Keriuhan tradisi mudik saat Lebaran tak hanya terjadi di Indonesia. Kondisi serupa terjadi di Bangladesh. Perusahaan kereta api Bangladesh mulai menjual tiket Lebaran pada 20 Juli.
Sementara operator bus swasta mulai menjual tiketnya dari 14 Juli. Namun, pejabat asosiasi pemilik bus swasta akan mulai menjual tiket Lebaran pada 20 Juli, meski keputusan itu belum final.
Menteri Urusan Kereta Api Bangladesh, Mazibul Hoque, mengatakan tiket kereta api pada 24, 25, 26, 27 dan 28 Juli akan dibagikan pada 20, 21, 22, 23 dan 24 Juli di masing-masing stasiun kereta api utama di seluruh negeri. Kementerian sudah menyediakan sekitar 18.000 tiket setiap harinya.
Selain itu, tiket balik untuk tanggal 31 Juli, 1, 2, 3 dan 4 Agustus akan didistribusikan pada 27, 28, 29, 30 dan 31 Juli. Untuk mengatasi arus mudik, Hoque mengatakan pemerintah Bangladesh telah menyediakan enam puluh enam gerbong baru. Penumpang juga dapat membeli tiket secara online.
Sementara itu, mengenai tarif angkutan lebaran, Romesh Chandra Ghosh, wakil presiden senior dari asosiasi pemilik bus dan truk Bangladesh akan melakukan tindakan terhadap operator yang mengenakan biaya tambahan selama Idul Fitri.
Perusahaan angkutan pelat merah Bangladesh Road Transport Corporation (BRTC) akan menetapkan tanggal dimulainya penjualan tiket pada Kamis depan. Sementara ketua perusahaan angkutan laut dan sungai Bangladesh Mizanur Rahman akan mengadakan pertemuan untuk menetapkan tanggal penjualan tiket kapal. (Sumber: The Daily Star)
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda