Tusuk Wiranto, Pelaku Gunakan Kunai Pisau Khas Ninja

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Kamis, 10 Oktober 2019 16:37
Tusuk Wiranto, Pelaku Gunakan Kunai Pisau Khas Ninja
Digunakan dengan cara dilempar dan jarak dekat.

Dream - Pelaku penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, diduga menggunakan kunai. Pisau kecil itu identik digunakan para ninja.

Dari foto yang diterima Merdeka.com, kunai yang digunakan pelaku terlilit tali merah.

All Ninja Gear menulis, pisau yang berbentuk daun dengan pegangan cincin itu itu biasa digunakan dengan cara dilempar. Tapi, tak jarang, kunai digunakan untuk pertarungan jarak dekat.

Kunai juga biasa diikat dengan tali. Fungsi kunai dengan tali mirip dengan tombak yang dilontar dan bisa ditarik ke pemiliknya.

Kunai muncul dalam sejumlah karakter rekaan, misalnya, Naruto, Scorpion dari Mortal Kombat, Ninja Hatori, dan Ibuki karakter dari Street Fighter.

Senjata yang diduga digunakan pelaku© Merdeka.com

Senjata yang diduga digunakan pelaku (Foto: Merdeka.com)

1 dari 6 halaman

Menelusuri Jenis Senjata

Meski begitu, polisi masih menelusuri jenis senjata digunakan pelaku ini.  " Kedua pelaku membawa senjata tajam apakah berbentuk pisau atau semacam gunting yang jelas sudah dipersiapkan," kata Karopenmas Divisi Humas, Brigjen Dedi Prasetyo, dilaporkan Merdeka.com, Kamis, 10 Oktober 2019.

Dedi mengatakan, Wiranto diserang hendak menyapa sejumlah massa yang ingin bersalaman. Seorang pelaku yang berada dikerumunan massa menikam Wiranto.

Akibat inisiden itu, Wiranto terluka di bagian depan tubuhnya. Seorang Kapolsek Menes, Komisaris Daryanto juga turut terluka karena berupaya menangkap pelaku.

" Pada saat itu ada Kapolsek yang langsung coba mengamankan pelaku, pada saat itu Kapolsek juga tertusuk di bagian belakang," ucap dia.

2 dari 6 halaman

Modus Penusuk Wiranto: Pura-Pura Salaman

Dream - Penusukan Wiranto terjadi dengan sangat singkat. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan itu diserang saat hendak meninggalkan Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten.

" Ketika Pak Wiranto menuju mobil seperti biasa minta salaman, pejabat menyalami juga," kata Kepala Biro Penerang Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pil. Dedi Prasetyo, Kamis 10 Oktober 2019.

Petugas pengamanan sebenarnya sudah berusaha melindugi Wiranto. Namun, serangan itu terjadi sangat cepat. " Dalam waktu yang sangat singkat seorang yang diduga pelaku menusukan benda tajam kepada beliau (Wiranto)," tambah Dedi.

Akibat serangan itu, Wiranto mengalami dua luka tusuk di bagian perut. Selain Wiranto, Kapolsek Menes yang sedang berjaga di dekat mantan Panglima ABRI itu juga terluka.

" Saat itu Kapolsek ada di tempat. Jadi kena juga di luka punggung dan pak Wiranto di bagian depan," ucap dia.

Saat ini, Wiranto telah dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Wiranto diterbangkan dengan menggunakan helikopter dari Pandeglang ke Jakarta.

3 dari 6 halaman

Ini Tampang Wajah Dua Penusuk Wiranto

Dream - Karo Penmas Div Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan upaya penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto telah digagalkan. Pelaku penusukan juga sudah diamankan.

" Pelaku sudah diamankan," ujar Dedi, dikutip dari

Dedi belum dapat memberikan informasi mengenai perkembangan lebih lanjut mengenai peristiwa ini. Kepolisian masih menjalankan investigasi.

Berikut pria tak dikenal penusuk Menko Polhukam Wiranto 

Penusuk Wiranto© Istimewa

(Foto: Istimewa)

4 dari 6 halaman

Tampang Wanita Penusuk Wiranto

Berikut tampang wanita penusuk Menko Polhukam Wiranto 

Penusuk Wiranto© Istimewa

(Sumber: Istimewa)

5 dari 6 halaman

Ini Identitas Dua Penusuk Wiranto di Banten

Dream - Polri mengungkap identitas dua pelaku penusukan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto, Kamis 10 Oktober 2019. Dua pelaku tersebut terdiri dari laki-laki dan perempuan.

" Saat salaman diduga dua orang pelaku laki-laki dan perempuan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol. Deddy Prasetyo, di Jakarta.

Menurut Dedy, pelaku perempuan berinisial FA yang merupakan warga Brebes, Jawa Tengah. Sementara, pelaku pria berinisial SA alias Abu Rara. " Kelahiran Medan 1968," tambah Dedy.

Setelah penyerangan itu, Wiranto langsung dibawa ke rumah sakit setempat. Sementara, kedua pelaku ditangkap dan dibawa ke Mapolres Pandeglang, Banten. " Diepriksa Polres Pandeglang," kata Deddy.

6 dari 6 halaman

Terpapar ISIS

Menurut Dedy, SA terpapar paham radikal ISIS. Meski demikian, polisi masih mendalami jaringan SA.

" Coba kita dalami apakah SA masih punya jaringan JAD di Cirebon atau JAD lain di Sumarera," tutur Dedy.

Wiranto ditusuk saat berkunjung ke Pandeglang, Banten, untuk meresmikan Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla'ul Anwar, Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi. Wiranto diserang saat berada di Alun-alun Menes.

 

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More