40 Teroris Diciduk Usai Penusukan Wiranto, Berencana Bom Tempat Ibadah

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 18 Oktober 2019 06:13
40 Teroris Diciduk Usai Penusukan Wiranto, Berencana Bom Tempat Ibadah
Terduga teroris menarget polisi.

Dream - Polisi menangkap 40 terduga teroris terkait penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto. Para terduga teroris itu dibekuk sejak tanggal 10 hingga 17 Oktober 2019.

" Ada 36 terduga teroris dengan tambahan empat orang diamankan hari ini," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 17 Oktober 2019.

Dedi mengatakan, empat tersangka yang dibekuk Kamis ini masing-masing berinisial OA, W, A, dan A alias Aulia alias Gondrong. Mereka diciduk di lokasi yang berbeda.

OA yang berafiliasi dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Cirebon ditangkap di Bandung, Jawa Barat.

1 dari 5 halaman

Berencana Mengebom Markas Polri

OA bahkan disebut telah mempersiapkan bom. " Sudah merakit bom dan sudah menyiapkan untuk menyerang Mako Polri, tempat ibadah, dan anggota Polri yang sedang bertugas, seperti penembakan anggota di jalan tol beberapa waktu lalu," kata Dedi.

Sementara itu, terduga teroris W dan A, dibekuk di Cirebon, Jawa Barat. Anggota JAD Cirebon itu berencana mengebom markas polisi, tempat ibadah, dan anggota polisi yang bertugas.

Tersangka keempat yaitu, A alias Aulia alias Gondrong. " Tersangka ini masuk JAD Bekasi. Perannya terlibat dengan kelompok JAD Abu Zee dan mempersiapkan aksi terorisme berupa pengeboman dengan sasaran Mako Polri dan anggota yang bertugas," ucap Dedi.

2 dari 5 halaman

SBY, AHY, dan Ibas, Kompak Jenguk Wiranto

Dream - Presiden ke enam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama dua putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhi Baskoro alias Ibas, menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

" Pak SBY tadi sudah langsung berkomunikasi dengan bapak Wiranto. Tentunya doa yang terbaik untuk beliau dan keluarga," ujar AHY, Senin 14 Oktober 2019.

Meski demikian, AHY enggan menjelaskan pembicaraan SBY dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) itu.

" Ya tadi ngobrol. Walaupun kami juga tahu diri tidak ingin mengganggu waktu istirahat dan waktu recovery beliau," ucap dia.

3 dari 5 halaman

Pengawasan Ketat Dokter

AHY menjelaskan, kondisi mantan Panglima ABRI itu saat ini dalam keadaan stabil dan terus membaik.

" Kondisi beliau tadi kami sempat berkomunikasi masih dalam pengawasan yang ketat dari tim dokter," kata dia.

AHY mengatakan, luka yang diderita Wiranto akibat penusukan yang terjadi pada Kamis, 9 Oktober 2019 di Menes, Pandeglang, Banten masih dalam tahap penyembuhan setelah menjalani operasi.

" Tadi memang dokter sudah menjelaskan progress-nya ada semakin baik. Tapi tentunya juga masih membuntuhkan waktu agar beliau benar-benar bisa kembali seperti sedia kala," ujar dia.

4 dari 5 halaman

Firasat Anak Buah Wiranto, Ingatkan Tak Datang ke Pandeglang

Dream - Tenaga Ahli Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Agus Zaini mengaku sudah mewanti-wanti atasannya, Wiranto, untuk tak menghadiri undangan pengurus Universitas Mathla'ul Anwar di Pandeglang, Banten.

Agus beralasan, kegiatan Wiranto sehari sebelumnya di Wamena dinilai cukup menguras tenaga.

" Sebagai orang yang menjunjung tinggi komitmen ia tetap meluangkan waktu menghadiri undangan pengurus Universitas Mathla'ul Anwar," kata Agus kepada Liputan6.com, Jumat 11 Oktober 2019.

Agus bahkan menyebut, Sekretaris Pribadi Wiranto sempat mengusulkan agar undangan diwakilkan saja. Tetapi, kunjungan itu justru membawa musibah. Wiranto mengalami penusukan.

Walau begitu, Agus yakin Wiranto tetap tegar dan terus memberi yang terbaik untuk negara.

" Totalitas Wiranto tetap stabil, fokus bekerja memberikan yang terbaik sebagai wujud pengabdiannya bagi negeri ini," ucap dia.

Sumber: Liputan6.com/Muhammad Radityo Priyasmoro

5 dari 5 halaman

Kata Wiranto Saat Dijenguk Jokowi: Saya Ingin Pulang

Dream - Jokowi kembali menjenguk Wiranto di RSPAD. Presiden bernama langkap Joko Widodo ini sempat berkomunikasi dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, yang dirawat setelah mengalami penusukan tersebut.

" Semakin baik, tadi bisa berkomunikasi sudah berbicara dengan saya tadi, 'Pak saya ingin segera pulang ikut ratas (rapat terbatas) lagi'. Artinya kondisinya sudah semakin baik," ujar Jokowi usai menjenguk Wiranto, Jumat 11 Oktober 2019.

Jokowi berharap, Wiranto segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas seperti sediakala. " Kita berdoa bersama agar beliau segera diberikan pemulihan, kesembuhan secepat-cepatnya," kata dia.

Setelah insiden penusukan di Menes, Pandeglang, Banten, Jokowi memerintahkan Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian, untuk meningkatkan pengamanan kepada para pejabat. Jokowi tak ingin peristiwa yang dialami Wiranto menimpa pejabat lainnya.

" Kemarin langsung saya sudah perintahkan juga kepada Kapolri, untuk pejabat-pejabat agar diberikan penambahan pengamanan," ucap mantan Walikota Solo itu.

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik