Pesawat AirAsia Bermasalah di Juanda, Penumpang Tolak Terbang

Reporter : Syahid Latif
Senin, 5 Januari 2015 13:14
Pesawat AirAsia Bermasalah di Juanda, Penumpang Tolak Terbang
"Pesawat telah siap dan bergerak, tapi tiba-tiba terdengar suara keras, suara mesin tak terdengar dan pesawat bergerak mundur. Kami sangat terkejut dan panik," tutur Yusuf.

Dream - Pesawat AirAsia nomor penerbangan QZ7633 menunda penerbangan pada Sabtu malam, 3 Januari lalu. Pesawat yang akan terbang dari Bandara Juanda, Sidoarjo, menuju Bandung itu kembali ke apron saat bersiap melakukan lepas landas sekitar pukul 21.00 WIB itu.

“ Pesawat telah siap dan bergerak, tapi tiba-tiba terdengar suara keras, suara mesin tak terdengar dan pesawat bergerak mundur. Kami sangat terkejut dan panik,” tutur Yusuf Fitriadi, seorang penumpang, sebagaimana dikutip Dream dari The Independent, Senin 5 Januari 2015.

Pesawat itu kembali ke apron. Sementara, 161 penumpang di kabin diminta turun karena pesawat akan menjalani perbaikan beberapa saat. Namun saat diminta untuk naik ke pesawat kembali, kata Yusuf, sekitar 90 persen penumpang menolak. Mereka memilih melakukan refund dan menolak terbang ke Bandung.

Sementara, CEO AirAsia Indonesia, Sunu Widyatmoko, mengatakan pilot pesawat telah melakukan prosedur yang benar. " Kapten telah memenuhi prosedur standar operasi dengan memutuskan Return-to-Apron [kembali ke apron] untuk memastikan keamanan," tutur Sunu.

Sunu menambahkan, pesawat yang kembali ke apron itu dicek oleh mekanik AirAsia sesuai dengan prosedur standar operasi. Setelah pengecekan, pesawat tersebut diterbangkan menuju Bandung satu jam kemudian.

" Meskipun ada pemberitaan yang sensasional, tidak ada masalah keamanan dan pesawat mendarat dengan selamat di Bandung," ujar Sunu. (Ism)

Beri Komentar