Sidiq Perlahan Bangkit Dan Serius Tekuni Bisnis Kerupuk Singkong
Dream - Tak ada kata menyerah dalam kamus anak ke 6 dari 10 bersaudara ini. Lahir tidak sempurna rupanya tak menghalangi Sidiq menapaki lika-liku kehidupan. Sidiq memiliki latar belakang keluarga yang terbilang miskin, kedua orangtua Sidiq hanya mengandalkan warung kecil sebagai sumber penghasilan.
Kekurangan fisik yang dialami Sidiq sejak lahir. Tubuhnya hanya separuh sampai pangkal paha. Namun, kelahiran Sidiq rupanya membawa berkah tersendiri bagi keluarganya. Sang ayah mendapatkan pekerjaan sehingga bisa menyekolahkan ke sepuluh anaknya sampai SMA.
Meski memiliki tubuh separuh, semangat Sidiq dalam menekuni suatu bidang terbilang gigih. Dengan mengandalkan ijazah diplomanya, ia bekerja di sebuah perusahaan kontraktor sebagai personalia. Krisis moneter di tahun 1998 membuat perusahaan itu bangkrut.
Beruntung Sidiq mengikuti pelatihan keterampilan untuk penyandang cacat yang diselenggarakan pemerintah DKI Jakarta. Kini, ia perlahan bangkit dengan menjalani bisnis kerupuk singkong buatannya yang diberi label cap gurame. Bersama sang istri dan ketiga anaknya Sidiq bangkit perlahan.
Setidaknya 10 kilogram singkong dibutuhkan setiap harinya. Omset yang didapatkan Sidiq dengan bisnis kerupuk singkongnya sekitar 2 juta perbulan. Masih terbilang kecil memang, namun semangat yang dimilikinya mampu menutupi kekurangan yang ia miliki.
Penasaran dengan semangat Sidiq? Yuk simak kisahnya Klik di sini
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
Ayo berbagi traffic di sini!