Istri ke-4 Merajuk, Suwito Berangkat Haji Bareng 3 Istri

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 26 Agustus 2016 17:02
Istri ke-4 Merajuk, Suwito Berangkat Haji Bareng 3 Istri
Kenapa istri keempat tak ikut mendampingi? Ternyata...

Dream – Tak semua Muslim mampu berhaji ke Tanah Suci. Biaya untuk menunaikan Rukun Islam ke lima ini memang tak murah. Bagi Muslim di Indonesia, perlu menyiapkan dana puluhan juta.

Meski demikian, bukan berarti orang yang kemampuan ekonominya biasa-biasa saja tak bisa berangkat ke Arab Saudi. Sudah banyak kisah orang pas-pasan yang berangkat haji.

Memang, di balik kesakralan haji kerap muncul kisah-kisah unik dan dramatis. Sudah banyak kita dengar dan baca. Atau kita saksikan dalam tayangan televisi.

Dan tahun ini, salah satu kisah calon jemaah haji yang membetot perhatian masyarakat adalah Suwito. Calon jemaah haji asal Sumatera Utara. Pria 63 tahun ini berangkat haji ditemani tiga istri. Satu istri lainnya tak dibawa serta.

“ Tetapi karena istri ke empat merajuk, maka hanya tiga istri saja yang berangkat,” ujar Suwito, sebagaimana dikutip Dream dari laman Tabloid Imaji, Jumat 26 Agustus 2016. Laman Harian Andalas menulis istri yang merajuk itu pulang ke rumah orangtuanya.

1 dari 2 halaman

Bagaimana Bisa Berangkat?

Tiga istri yang menyertai Suwito itu adalah Suyati, Royati, dan Indriyati. Yang tak ikut karena merajuk adalah istri paling muda. Keluarga Suwito tergabung dengan kelompok terbang (kloter) 13 asal Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.

Keberangkatan Suwito ke Tanah Suci ini bermula dari desakan istri pertamanya, Suyati. Bapak enam anak yang punya kebun sawit dan rumah makan ini mendaftar haji bersama empat istrinya pada 2012.

" Saya ini cuma petani padi sama berladang saja. Sama ada usaha rumah makan, namanya Rumah Makan Mas Wito," kata Suwito.

2 dari 2 halaman

Kisah Tobat Suwito dari Dunia Hitam

Suwito bersyukur bisa berangkat haji. Dia berharap menunaikan rukun Islam kelima sebagai jalan bertobat dari masa mudanya dahulu.

Memang, masa lalu Suwito cukup kelam. Masa muda Suwito bergelimang nafsu duniawi. Ikhtiar tobat dari lorong kelam kehidupan pun diapungkannya. Baca selengkapnya di sini. Baca juga kisahnya di sini.

Beri Komentar