Pulau Ini Terlarang Dikunjungi, Penghuninya Ular Paling Mematikan dengan Racun Mampu Lumatkan Daging Manusia Hampir Seketika

Reporter : Sugiono
Selasa, 29 November 2022 16:00
Pulau Ini Terlarang Dikunjungi, Penghuninya Ular Paling Mematikan dengan Racun Mampu Lumatkan Daging Manusia Hampir Seketika
Di Brasil ada sebuah pulau terpencil di lepas pantai bernama Ilha da Queimada Grande. Pulau tersebut bisa dibilang sebagai kerajaan ular.

Dream - Di Brasil ada sebuah pulau terpencil di lepas pantai bernama Ilha da Queimada Grande. Pulau tersebut bisa dibilang sebagai kerajaan ular.

Betapa tidak? Di pulau itulah hidup berbagai macam jenis reptilia dan amfibia dalam jumlah besar. Karena itulah daerah tersebut punya julukan Pulau Ular.

Penggemar herpetologi, ilmu yang mempelajari kehidupan reptilia dan amfibia, pasti sangat suka berkunjung ke pulau yang berada sekitar 144 kilometer dari Sao Paulo itu.

1 dari 5 halaman

Tapi buang jauh-jauh keinginan untuk bepergian layaknya turis ke pulau tersebut. Karena tidak sembarang orang bisa masuk ke Pulau Ular.

Angkatan Laut Brasil menentukan siapa saja yang diizinkan masuk ke pulau itu. Ini dilakukan untuk menjaga keselamatan para pengunjung dan kelestarian alam di sana, terutama para ular.

Ilmuwan dan pejabat Angkatan Laut yang diberi akses ke pulau itu harus melalui prosedur sangat ketat. Masalahnya, ular-ular yang menghuni pulau itu bukan main berbahayanya.

2 dari 5 halaman

Di antara sekian ular yang menghuni pulau tersebut adalah golden lancehead. Ular bernama Latin Bothrops insularis ini termasuk sangat berbisa dengan panjang badang bisa mencapai lebih dari setengah meter.

Ular golden lancehead penghuni Pulau Ular di Brasil.© Nayeryouakim

Racun golden lancehead bekerja sangat cepat dalam membunuh mangsa. Ini karena makanan utamanya adalah burung yang sulit ditangkap.

Karena itulah golden lancehead membutuhkan racun yang sangat mematikan, yang bisa menghancurkan daging burung, bahkan manusia, nyaris secara instan.

3 dari 5 halaman

Populasi ular mematikan di pulau tersebut dilaporkan sebanyak lima per meter persegi. Dengan populasi ular mematikan yang begitu banyak, mungkin timbul pertanyaan, kenapa kawanan burung mau berkunjung ke Pulau Ular jika nantinya hanya menjadi mangsa?

Jawabannya, karena pulau tersebut merupakan satu-satunya tempat transit bagi kawanan burung. Pulau Ular menjadi tempat peristirahatan kawanan burung dalam rute migrasi mereka.

4 dari 5 halaman

Seperti dikemukakan sebelumnya, Angkatan Laut Brasil membatasi akses masuk ke Pulau Ular dengan sangat ketat. Pembatasan ini tidak hanya untuk keselamatan manusia, tapi juga kelestarian ular golden lancehead itu sendiri.

Dikutip dari IFL Science, racun golden lancehead sangat mematikan. Karena itu, ular ini sangat menarik secara ilmiah dan diinginkan oleh para kolektor hewan.

Pemburu bisa saja mendapatkan ular-ular ini sehingga mereka dapat menjualnya lewat pasar gelap. Bukan hanya kulitnya, racun golden lancehead sangat mahal jika dijual ke laboratorium penelitian.

Tapi laboratorium penelitian yang mendapat pengawasan dari otoritas tertentu tidak akan mempertaruhkan validitas penelitian mereka dengan membeli racun ular golden lancehead dari sumber tidak resmi.

5 dari 5 halaman

Fakta menarik lainnya dari Pulau Ular ini adalah kisah keluarga yang pernah menghuni dan mendiami sebuah mercusuar yang sampai saat ini masih berdiri tegak.

Bangunan itu merupakan bukti yang tersisa dari orang yang pernah tinggal di Pulau Ular antara tahun 1909 hingga 1920-an. Orang tersebut adalah penjaga mercusuar dan keluarganya.

Sayangnya, menurut Majalah Smithsonian, kisah mereka berakhir tragis. Keluarga penjaga mercusuar itu semuanya terbunuh ketika ular golden lancehead merayap masuk melalui jendela mercusuar.

Beri Komentar