Santunan untuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Beri Rp50 Juta, Kemensos Rp15 Juta

Reporter : Okti Nur Alifia
Selasa, 4 Oktober 2022 11:00
Santunan untuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Beri Rp50 Juta, Kemensos Rp15 Juta
"Pertama pemerintah akan memberikan santunan. Atau tepatnya Presiden RI (Jokowi) akan memberikan santunan kepada para korban," ujar Mahfud MD.

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia dalam tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu, 2 Oktober 2022. Santunan yang diberikan senilai Rp50 juta untuk setiap keluarga korban.

" Pertama pemerintah akan memberikan santunan. Atau tepatnya Presiden RI (Jokowi) akan memberikan santunan kepada para korban," ujar Menko Polhukam Mahfud MD, dikutip dari Liputan6.com, Selasa 4 Oktober 2022.

Mahfud menyebut, uang santunan ini akan segera diberikan kepada setiap keluarga korban yang diketahui mencapai 125 korban.

" Meskipun tentu hilangnya nyawa setiap orang itu tidak bisa dinilai dengan uang berapa pun harganya, tetapi presiden berkenan juga untuk memberikan santunan kepada setiap korban jiwa itu sebesar Rp50 juta. Dan ini akan segera dilaksanakan tinggal kita atau kami mencocokan dulu data-data administratif dengan pemda atau dengan lembaga-lembaga lain yang mengurus," kata Mahfud.

1 dari 6 halaman

Mahfud berharap keluarga korban menerima dengan ikhlas pemberian santunan dari pemerintah. Mahfud menyebut, uang santunan ini bentuk kepedulian negara terhadap rakyatnya.

" Mudah-mudahan itu dilihat sebagai tanda empati dan kehadiran negara, tidak dilihat jumlahnya, tapi empati kepala negara dan kehadiran negara," kata dia.

Sementara itu, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan bahwa tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan merupakan bencana sosial.

" Ini termasuk bencana sosial, Kementerian Sosial juga menangani konflik-konflik seperti di Papua, dan beberapa tempat, kami juga menangani," ujar Risma, dikutip dari Merdeka.com.

 

2 dari 6 halaman

Dalam penanganan tragedi Kanjuruhan tersebut, Risma menyatakan, Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan santunan sebesar Rp15 juta per korban.

" Kalau korbannya dalam satu keluarga ada dua, kami juga berikan dua. Kalau ada tiga, ya, kita berikan tiga, standarnya begitu. Kita berikan ini, kemudian, kita berikan sembako," kata mantan Walikota Surabaya itu.

Kemensos juga memberikan santunan kepada 125 ahli waris yang terdata oleh Kemensos. Data ini akan bergerak sesuai perkembangan di lapangan.

Kemensos melalui SDM PKH juga mendata ahli waris yang memiliki komponen ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, lansia maupun disabilitas untuk bisa dimasukkan dalam DTKS sebagai basis data penerima bantuan sosial.

 

3 dari 6 halaman

Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Desak Usut Tuntas dan Hentikan Sementara Liga 1

Dream - Presiden Joko Widodo ikut berduka atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang Jawa Timur Sabtu 1 Oktober 2022.

" Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang saudara-saudara kita dalam tragedi sepak bola di Kanjuruhan," ujar Jokowi dikutip Dream YouTube Sekretariat Presiden, Minggu 2 Oktober 2022.

Jokowi (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)© Jokowi (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Jokowi juga memerintahkan Menpora, Kapolri dan Ketua umum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola dan prosedur pengamanan penyelanggaraanya.

4 dari 6 halaman

Menurut Jokowi Kapolri harus melakukan Investigasi dan mengusut masalah ini secara tuntas.

" Khusus kepada Kapolri melakukan Investigasi dan mengusut tuntas kasus ini.

Selain itu Jokowi memerintahkan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi menyeluruh dilakukan.

" Saya memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara LIga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan," tuturnya.

5 dari 6 halaman

Mantan gubernur DKI Jakarta ini menyayangkan tragedi di Stadion Kanjuruhan. Presiden asal Solo itu berharap kejadian memilukan tersebut tidak terulang di dunia sepakbola Indonesia.

" Saya menyesalkan terjadinya tragedi ini dan saya berharap ini adalah tragedi terakhir sepak bola di Tanah Air. Jangan sampai ada lagi tragedi kemanusiaan seperti ini di masa yang akan datang," tuturnya.

" Sportivitas, rasa kemanusiaan, dan rasa persaudaraan bangsa Indonesia harus kita jaga bersama," imbuh Jokowi.

6 dari 6 halaman

Beri Komentar