Momen Haru Polisi Tolong Pasutri Tiga Anak yang Diusir dari Kontrakan

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 19 Juli 2021 13:45
Momen Haru Polisi Tolong Pasutri Tiga Anak yang Diusir dari Kontrakan
Mereka diusir karena tak mampu bayar kontrakan. Sudah dua minggu keluarga ini tidur di kios las.

Dream - Saat tengah melakukan penyisiran, Tim Prabu menemukan sebuah keluarga yang tidur di salah satu kios las. Mirisnya, pasangan suami istri ini punya tiga anak kecil dalam keluarga tersebut.

Menurut tayangan kanal YouTube Suyanto Syn, keluarga tersebut rupanya diusir dari rumah kontrakan lantaran tak mampu membayar uang sewa rumah.

" Rumahmu di mana?," salah seorang anggota polisi.

" Enggak punya kontrakan Pak. Jadi diusir sama yang punya rumah," kata pria tersebut.

" Jadi gini Pak, sebelumnya ngontrak di Cibuntu, sekarang enggak ngontrak. Diusir, enggak kebayar rumah. Jadi tidur di jalan," jelas sang istri.

1 dari 4 halaman

Uang Sewa Perbulan Rp400 Ribu

Salah satu petugas kemudian menanyakan harga sewa bulanan rumah kontrakan mereka.

" Bayar kontrakannya berapa sebulan?," tanya Tim Prabu.

" Rp400 (ribu) Pak," jawab sang suami sembari gendong anaknya.

" Rp400?," tanyanya lagi.

" Rp400 (ribu) sebulan, jadi enggak kebayar kan," jawab sang suami.

Dalam pengakuan sang suami, ternyata ia berprofesi sebagai pengamen dan tidak bisa menutupi kekurangan uang sewa lantaran kondisi yang tengah sepi.

" Terus saya ngamen lagi sepi kan gitu. Saya juga sambil jualan, kadang ikut ngelas," sambungnya.

2 dari 4 halaman

Dua Minggu Tidur di Jalan

Keluarga diusir

Sang istri menirukan pemilik kontrakan saat mereka diusir. " Iya Pak, soalnya bilang gini 'kalau enggak kebayar, kamu sudah. Pergi saja, saya kosongin' gitu. Enggak bakal diisi lagi," jelas sang istri.

" Sudah enggak bayar berapa hari?," tanya Tim Prabu.

" Jadi sudah dua minggu kurang dua hari tidur di jalan. Di sana enggak kebayar rumah, jadi di sini," jelas sang kakak perempuan.

3 dari 4 halaman

Biaya Sewa Dibayarkan

Merasa prihatin dengan kondisi ketiga anak pasangan suami istri yang harus tidur di jalanan tersebut, salah satu petugas tim prabu akhirnya berinisiatif untuk membayarkan uang sewa kontrakan mereka.

" Kamu catat nomor telepon Pak Swam, besok kalau sudah dapat kontrakan kamu telepon," kata Tim Prabu.

" Iya Pak," jawab pasangan suami istri ini.

" Yang penting anak-anakmu enggak tidur kaya begini.," tutur sang petugas.

Sang petugas yang tidak diketahui namanya itu pun memberikan arahan agar tidak membiarkan ketiga anaknya hidup seperti dirinya.

amu boleh kerja kaya begitu, tapi anak-anak harus bener," jelasnya.

" Iya, makasih sama Bapak, semoga dibalas kebaikan sama Tuhan," kata suami.

" Catat nomornya Pak Swam," kata Tim Prabu lagi.

4 dari 4 halaman

Videonya

Beri Komentar