Temuan Paket Mencurigakan Bikin Geger Cibinong, Pas Dibuka Isinya Mayat

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 10 Februari 2022 12:00
Temuan Paket Mencurigakan Bikin Geger Cibinong, Pas Dibuka Isinya Mayat
Mayat tersebut berjenis kelamin wanita namun tidak ditemukan identitas.

Dream - Sebuah paket dalam kardus membuat geger warga Kampung Pisang, RT/RW. 03/06 Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor. Paket tersebut ternyata berisi mayat.

Warga menemukan paket mencurigakan itu tergeletak di pinggir jalan kampung pada Rabu siang, 9 Februari 2021. Paket itu menarik perhatian lantaran dikerubungi lalat hijau cukup banyak.

Salah satu warga, Jalil, mengatakan muncul bau menyengat dari paket tersebut. Akhirnya, warga berinisiatif membuka paket tersebut.

" Eh, ternyata isinya mayat," ujar Jalil.

Tetapi, Jalil mengaku hanya sekilas melihat sehingga tak mengetahui kondisi mayat itu. Warga langsung melaporkan temuan tersebut ke kepolisian.

 

1 dari 3 halaman

Mayat Tanpa Identitas

Kasat Reskrim Polres Bogor, Ajun Komisaris Siswo DC Tarigan, membenarkan temuan paket berisi mayat tersebut. Dia mengatakan dari keterangan sejumlah saksi, mayat itu awalnya ditemukan dua orang warga yang sedang melintas di lokasi.

" Benar penemuan mayat tanpa identitas," kata Siswo.

Dia mengatakan kondisi fisik mayat sudah mulai sulit dikenali. Kondisi ini menandakan waktu meninggal si mayat sudah agak lama.

" Belum diketahui identitasnya, berjenis kelamin perempuan sudah dalam keadaan membusuk, diduga sudah lebih dari dua hari meninggal dunia," kata dia.

 

2 dari 3 halaman

Ditumpuki Pakaian

Siswo melanjutkan dari keterangan saksi penemu, mereka melihat bungkusan plastik besar warna hitam dikemas rapi mirip paket. Awalnya mereka mengira itu sampah.

" Ternyata berbau busuk dan terdapat mayat perempuan yang sudah dalam keadaan membusuk bersatu dengan berbagai pakaian dan mukena serta seragam sekolah," kata dia.

Kanit Reskrim Polsek Cibinong, Ajun Komisaris Yunli Pangestu, mengatakan pihaknya belum sempat memeriksa kondisi mayat tersebut secara menyeluruh. Tim kepolisian langsung mengevakuasi mayat itu dan memasukkannya ke ambulans.

" Kami belum sempat buka lebar karena langsung dimasukkan ke ambulans," kata dia.

 

3 dari 3 halaman

Dibawa ke RS Polri Kramat Jati

Yunli mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kerumunan warga. Sebab, banyak warga penasaran ingin melihat langsung kondisi mayat tersebut dan mulai terjadi kerumunan.

Mayat itu langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk keperluan autopsi. Yunli pun menyatakan pihaknya belum bisa memberikan kepastian apapun soal mayat itu.

" Kami belum bisa menyimpulkan apa-apa karena masih penyelidikan. Saksi pun baru dua orang yang kami periksa," ucap dia, dikutip dari Jawapos.com

Beri Komentar