Usai Antar Mayat, Astagfirullah Si Sopir Mobil Jenazah...

Reporter : Puri Yuanita
Rabu, 23 Agustus 2017 09:42
Usai Antar Mayat, Astagfirullah Si Sopir Mobil Jenazah...
Selama kejadian, mobil tidak membawa jenazah. Kendaraan tersebut sedang dalam perjalanan usai mengantarkan jenazah.

Dream - Seorang sopir mobil jenazah dan rekannya terluka parah setelah kendaraan mereka menabrak sebuah truk.

Peristiwa nahas itu berlangsung di Persiaran Mohagani, Seksyen 10, Kota Damansara, Petaling Jaya, Selangor, Malaysia pada Senin, 21 Agustus 2017.

Dalam kejadian sekitar pukul 10.00 waktu setempat, korban bernama Naim Ramin, 68 tahun, bersama asistennya, Zuraimi Mohamad, 48 tahun, terluka di kaki dan kepalanya.

Mereka terluka parah setelah terjepit di kursi pengemudi dan penumpang. Keduanya mendapat pertolongan dari Dinas Pemadam Kebakaran Selangor sekitar setengah jam kemudian.

Menurut Mohd Sani Harul yang menjabat Direktur Damkar Selangor, pihaknya menerima telepon darurat dari masyarakat pada pukul 10.34 waktu setempat.

Sani Harul mengatakan sebanyak delapan anggota bersama dengan dua mobil damkar dari Sungai Buloh dikirim ke tempat kejadian.

" Selama kejadian, mobil tidak membawa jenazah. Kendaraan tersebut sedang dalam perjalanan dari Kota Damansara ke Kelana Jaya setelah menyerahkan jenazah di Pemakaman Muslim di Kota Damansara," jelas Sani Harul.

(Sah/Sumber: hmetro.com.my)

1 dari 3 halaman

Ambulans Tua Angkut Jenazah Mendadak Mogok, Tiba-tiba Muncul..

Dream - Selama malam, 8 Agustus 2017, menjadi saat yang tidak pernah ada dalam bayangan Eko. Baru malam itu dia tidak bisa mengantarkan jenazah sampai ke tempat tujuan, bahkan hingga memakamkannya.

Awalnya, Eko yang bekerja sebagai sopir ambulans Layanan Jenazah Gratis Lembaga Amil Zakat Al Azhar mendapat telepon dari warga Kampung Pengasinan RT 02 RW 07, Bekasi, Jawa Barat. Salah satu kerabat warga itu meninggal dan harus diantarkan ke Purworejo, Jawa Tengah.

Eko langsung berangkat menuju rumah duka. Padahal malam itu cuaca sedang hujan deras. Tiba di rumah duka, Eko langsung melakukan pengurusan jenazah ke dalam ambulans, lalu berangkat menuju Purworejo.

Ambulans jenazah© istimewa

Sayangnya, saat melintas di tengah Tol Jatiwarna, ambulans yang dikendarai Eko bermasalah. Selang radiator mobil itu bocor, sehingga Eko harus menepi.

 

2 dari 3 halaman

Tak Kunjung Menyala

Di tengah guyuran gerimis, Eko berusaha memperbaiki ambulans itu. Tetapi, usahanya tidak membuahkan hasil. Sementara dia harus segera sampai di tujuan.

Alhasil, Eko berinisiatif menelepon ambulans dari lembaga lain agar jenazah dapat segera sampai di Purworejo.

Ambulans jenazah© istimewa

Satu jam menunggu, ambulans bantuan datang. Di ruas jalan tol, jenazah segera dipindahkan dan perjalanan dilanjutkan.

 

3 dari 3 halaman

Penyesalan Si Sopir

Eko pun mengaku sedih tidak mengantarkan jenazah sampai tujuan. Padahal, dia selalu sampai tujuan dan membantu pemakaman.

" Saya sangat sedih sekaligus kecewa karena tidak bisa mengantarkan jenazah ke tempat tujuan, tak bisa menuntaskan amanah hingga akhir. Saya juga merasa tidak enak dengan keluarga duka," kata Eko, dikutip dari keterangan tertulis LAZ Al Azhar.

Apa yang dialami Eko sebenarnya dapat dimaklumi, lantaran armada ambulans Layanan Jenazah Gratis hanya tersedia dua unit. Jumlah ini tidak sebanding dengan tingginya permintaan dari para keluarga dhuafa.

Eko pun berharap ada ambulans baru untuk menambah armada Layanan Jenazah Gratis. Ini demi memberikan pelayanan yang terbaik bagi kaum dhuafa.

Beri Komentar