© MEN
Dream - Jonathan Latumahina, ayah David Ozora mengunggah kondisi sang anak yang saat ini masih menjalani perawatan medis usai dianiaya oleh Mario Dandy Satriyo, anak pejabat pajak.
Jonathan Latumahina memperlihatkan kondisi David yang mulai sadar dan membuka mata sambil mengerang kesakitan.
Dalam video tersebut, ayah David meminta anaknya tenang dan istighfar untuk mengontrol ledakan amarahnya di dalam hati.
" Kamu harus sabar, sabar pokoknya. Istighfar, istighfar. Ledakan kemarahanmu terus, nanti tenagamu dipakai untuk penyembuhanmu. Aku tahu kamu lagi marah, tapi udah cukup. Istighfar, istighfar terus. Jangan marah marah," ujar Jonathan dalam postingan di akun Twitter-nya @seeksixsuck.
Dalam video, terlihat David masih tergulai lemah di atas tempat tidur rumah sakit dengan sejumlah peralatan media yang melekat pada tubuhnya.
Menurut sang ayah, saat ini David memasuki fase pemulihan emosional. Kesadarannya lambat laun mulai meningkat dan lebih sering membuka mata, tetapi belum aware dengan siapa dia kontak.
Saat ini david sedang memasuki fase pemulihan emosional. Kesadarannya lambat laun meningkat, lebih sering membuka mata tapi belum aware dengan siapa dia kontak. pic.twitter.com/TMl5AEQW4B
— It's your own bar (@seeksixsuck)March 7, 2023
Dream - David masih menjalani perawatan di rumah sakit setelah dianiaya oleh Mario Dandy Satriyo, anak pejabat pajak Jakarta Selatan. Dia sempat koma akibat aksi brutal Mario
Peristiwa ini tentu membuat keluarga David bersedih. Ayah David, Jonathan Latumahina, bahkan mengungkapkan kesedihan ke media sosial.
Melalui akun Twitter @seeksixsuck, pria yang karib disapa Jo itu mengungkapkan tak ada yang mampu mengubah cintanya untuk sang anak meski penganiayaan tersebut akan berdampak pada kondisi tubuh David.
" Jika nanti kamu divonis akan ada kekurangan, bagiku kamu tetap utuh seperti sebelumnya. Tidak ada yang berkurang kasihku padamu," tulis Jo di akun Twitternya, Kamis 23 Februari 2023.
Jo menambahkan, keluarga Mario sudah datang untuk meminta maaf secara langsung. Ia mengaku sudah memaafkan, namun proses hukum harus tetap berjalan.
" Keluarga pelaku semalam datang minta maaf, saya maafkan. Saya hanya meniru anak saya yang sangat pemaaf. Dan mohon maaf juga, proses hukum sudah bergulir," jelas dia.
Dia juga meminta doa untuk anaknya agar cepat pulih.
“ Kita punya tanggung jawab masing2, mohon doanya sampai saat ini david belum siuman. Terima kasih atas doa doanya, Gusti Allah akan membalas doa jenengan semua," tambah dia.
Diketahui, sebelumnya polisi telah mengungkap motif penganiayaan tersebut, yaitu bermula ketika pelaku mendapatkan aduan dari kekasihnya, A.
" Motif kekerasan terhadap anak itu adalah pelaku (Dandy) melampiaskan amarahnya kepada korban, karena pelaku mendapat informasi dari teman wanita pelaku, saudari A (kekasih Dandy)," kata Kapolres Metro Jaksel Kombes Ade Ary Syam kepada wartawan, Rabu 22 Februari 2023.
Ade menjelaskan, emosi Dandy memuncak saat mendapat aduan dari kekasihnya atas tindakan suatu yang tidak menyenangkan.
" Bahwa A telah mengalami suatu perbuatan atas hal yang tidak baik sehingga tersangka melampiaskan amarahnya kepada korban," kata Ade.
Dandy menemui David dan mengajaknya ke sebuah gang dengan menggunakan mobil Rubiconnya. Pada saat itulah, korban dianiaya oleh Dandy yang dilihat oleh A dan temannya.
" Dengan melakukan kekerasan memukul, menendang, memukul dan menendang," jelas Ade.