(Foto: Eberita.org)
Dream - Warga Balangan di Kalimantan Selatan gempar dalam sebulan terakhir setelah muncul isu hantu kuyang yang berkeliaran mencari mangsa.
Kejadian tersebut pada awalnya terjadi di Kecamatan Tebing Tinggi. Namun kemudian pindah ke Kecamatan Awayan, Balangan.
Pada Kamis, 29 Desember sebelumnya, seorang wanita warga Bontang bernama Syarifah mengklaim anak keduanya Keyla yang baru berusia 2 bulan tewas akibat darahnya dihisap oleh hantu kuyang.
Menurut penuturan Syarifah, dia terbangun pada jam 01.00 malam saat bayinya menangis. Usai menyusui dan bayinya tertidur, Syarifah menaruh Kyla kembali ke tempat tidurnya.
© Dream
Tiga jam berikutnya sekitar jam 04.00 pagi, Syarifah terbangun dan menemukan tubuh bayinya dalam keadaan miring. Setelah dilihat, ada bercak darah di kening bayi malang tersebut.
" Pada awalnya saya dan suami mengirai dia digigit nyamuk. Tapi setelah saya teliti, muka anak saya agak aneh. Dia pucat dan bibirnya berubah warna biru. Setelah diangkat hidung dan mulutnya mengeluarkan darah bercampur air susu," jelas Syarifah.
Hal tersebut membuat Syarifah dan suaminya, Muhammad Arief, terkejut. Mereka mencoba melarikan Keyla ke rumah sakit. Namun dokter mengatakan bahwa anaknya itu sudah meninggal akibat terjatuh dan pembuluh darahnya pecah.
Namun Syarifah dan Arief membantah hal tersebut karena mereka tidur di bawah, tidak memakai dipan
" Bagaimana anak saya bisa jatuh, jika kami tidur di bawah," katanya.
© Dream
Lebih mengejutkan lagi, Syarifah mengatakan bahwa jenazah Keyla terlihat membiru dan lembek di bagian punggung hingga tulang belakang.
Sementara itu, Kepala Desa Badalungga Hilir di Awayan, Jamnah, pada Senin kemarin membenarkan adanya hantu kuyang tersebut. Makhluk halus tersebut telah memasuki dua rumah di desanya.
Menurut informasi yang didapat Jamnah, salah satu warga berhasil merekam penampakan hantu kuyang dan mengunggahnya ke situs media sosial.
Katanya, hantu tersebut menyerupai seorang wanita. Hantu yang hanya terlihat kepala dan isi perutnya itu berputar-putar di pohon di pantai dekat rumah warga.
Menanggapi kekhawatiran warga, Kapolsek Awayan Iptu Agus Sulistiyo memerintahkan pasukannya untuk menjaga desa dan bertemu dengan beberapa tokoh agama untuk menemukan solusi mengusir hantu kuyang.
Wallahualam....
(Sumber: eberita.org)