Advertisement
Dia tidak kuat menahan kesedihan dan kerinduan karena banyak kenangan manis bersama ibunya.
Yang keluarganya masih lengkap, tolong dijaga dan luangkan banyak waktu bersama.
Yang lebih memilukan, sang ayah meninggal tanpa sakit. Bahkan dia bersama sang ayah sedang menunggui ibunya yang dirawat di ICU rumah sakit.
Si anak tak berhenti menangis dan ingin terus membangunkan ibunya.
Usapan lembut di kain yang membungkus keranda itu bagaikan belaian terakhir untuk sang ibunda.
Ditinggal pergi sang ayah untuk selamanya, sehari setelah merayakan ulang tahunnya yang kelima.
Sesekali dia mengusap air mata, dan menghentikan bacaannya karena tak kuat dengan kesedihan ditinggal sang ibu.
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS
Bencana di Sumatera Sebabkan Krisis Air Bersih bagi Warga Terdampak