Advertisement
Bocah bernama Hanif itu tampak fokus pada pekerjaannya mengecat meja di bengkel Faeez.
"Umur 24 tahun bisa nabung uang rokok segini. Seandainya nggak berhenti merokok, nggak mungkin dapat nabung segini banyak."
"Dulu istri seorang pejabat, sekarang ladies ojol,"
Berkat kerja keras dan doa yang tak putus, mereka sukses menyekolahkan delapan anaknya hingga sarjana.
Setiap hari tampil glamor dan mewah, dengan perhiasan dan makeup tebal meski di dalam rumah.
Suami rela melakukan 3 pekerjaan sekaligus demi beli laptop bekas untuk istrinya yang jadi guru.
Pemandangan seperti itu mungkin jarang terlihat akibat dari pandemi Covid-19.
Namun cinta sejati tidak mengenal wajah atau keadaan fisik seseorang.
Pelanggan malah auto di-bully oleh netizen.
Kopral Kepala Tauchid sempat dikira ajudan saat mau ikut masuk acara pelantikan Letda Kav Bagas Yoga Satriya Aji.
Pertama kali ditato saat lulus SD. Kini telah hijrah dan ingin jadi muazin.
Mereka juga manusia yang punya kehidupan dan keluarga.
Rina meninggalkan jabatan manager, dan memutuskan jadi Ibu rumah tangga biasa. Tapi penghasilannya luar biasa. Simak kisahnya...
Anaknya yang masih bayi diletakkan di trotoar dengan alas selembar kardus.
Sulthan ingin menemukan teman ceweknya yang dipasangkan dengan dirinya ketika peringati Hari Kartini waktu TK dulu.
Saat hujan deras mengguyur, si nenek menggelar lapak di pinggir jalan tanpa atap, dan hanya menggunakan karung sebagai alas.
Begini kisahnya..
'Dalam sekejap mata Allah SWT menguji saya. Semua itu hilang.'
Banyak yang mendoakan dan menangis melihatnya. Semoga rezeki adik dari Kalimantan Selatan ini banyak dan lancar.
"Harganya ndak ada harganya bang, saya kerjanya sambil ibadah."
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS
Bencana di Sumatera Sebabkan Krisis Air Bersih bagi Warga Terdampak