Pemilik rumah tidak membangun rumahnya dengan dinding yang menggunakan material bata, papan kayu, atau anyaman bambu tapi tempelen seng bekas yang sudah karatan.
Selama ini dia tinggal tidur dalam satu kamar bersama ibunya selama 23 tahun. Namun akhirnya dia bisa mewujudkan keinginannya selama ini, yaitu memiliki kamar sendiri.