7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
WNI Di Arab Saudi Dipermudah Untuk Mengakses Layanan Informasi KJRI Jeddah. (Foto: Pixabay)
Dream – Setelah hadir dengan SMS Gateway, KJRI Jeddah Mobile, WhatsApp Gateway, kini Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah kembali meluncurkan aplikasi layanan informasi berbasis Android dan iOS.
Aplikasi yang diberi nama i-KJRI Jeddah merupakan pengembangan dari KJRI Jeddah Mobile yang telah diluncurkan 10 November 2016 silam.
Aplikasi i-KJRI Jeddah diluncurkan dalam tiga bahasa, yaitu Indonesia, Arab, dan Inggris.
Konsul Imigrasi KJRI Jeddah, I. Ismoyo, mengatakan aplikasi itu diperkenalkan kepada masyarakat WNI yang berdomisili di Kota Madinah, dalam acara “ Diseminasi Kewarganegaraan dan Keimigrasian”.

“ Aplikasi ini menyempurnakan KJRI Jeddah Mobile yang sudah kami luncurkan dua tahun silam, tepatnya 10 November 2018. Ada penambahan fitur-fitur baru dalam aplikasi yang berbasis Android dan iOS,” kata dia di Wisma Haji Indonesia, Madinah, Arab Saudi, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 22 November 2018.
Ismoyo mengatakan, aplikasi ini menyajikan ragam informasi layanan kekonsuleran, seperti legalitas dan terjemaham dokumen.
Ada juga keimigrasian seperti permohonan paspor Indonesia, visa, pendaftaran keimigrasian anak berkewarganegaraan ganda, dan Surat Laksana Paspor. Ada juga informasi tentang ketenagakerjaan yang ditampilkan aplikasi itu.

“ Ingin berinteraksi dalam konsultasi atau menyampaikan pengaduan via email dan mendapatkan panduan lokasi, alamat maupun situs portal yang memuat berita dan kegiatan KJRI Jeddah, cukup mengunduh aplikasi i-KJRI Jeddah,” kata Ismoyo.
Aplikasi itu tersedia di Google Playstore untuk ponsel berbasis Android dan Apple Store untuk iOS. (ism)
Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, mengatakan KJRI Jeddah berkomitmen untuk terus berinovasi menghadirkan kemudahan, kenyamanan, keramahan dan keamanan dalam pelayanan dan perlindungan bagi masyarakat. Aplikasi i-KJRI Jeddah ini juga dikembangkan dengan pendekatan pelayanan dan perlindungan WNI di luar negeri.
Menurut Konjen, gedung pelayanan satu atap yang saat ini dalam tahap pembangunan nantinya akan diperkuat dengan layanan berbasis teknologi. Untuk itu, KJRI Jeddah akan terus mengedukasi masyarakat agar dapat memanfaatkan aplikasi i-KJRI Jeddah dengan smartphone yang mereka miliki dan menikmati ragam informasi layanan KJRI.
" Punya HP jangan hanya dipakai untuk chattingan, fesbukan, dan nonton Youtube. Telepon pintar harus membuat pemiliknya menjadi pintar," kata Hery.
Dia mengatakan upaya pelayanan dan perlindungan kepada warga masyarakat Indonesia telah dan terus dilakukan oleh KJRI Jeddah dalam rangka mendukung visi KJRI Jeddah sebagai laboratorium terlengkap praktek diplomasi perlindungan WNI di luar negeri.
Tim Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM juga melaksanakan diseminasi pelayanan kewarganegaraan berbasis online. Layanan yang diberi nama Sistem Administrasi Kewarganegaraan Elektronik (SAKE) ini diharapkan memberikan kemudahan bagi WNI di Arab Saudi, khususnya yang menikah dengan warga negara asing dan memiliki anak dari hasil perkawinan campur tersebut.
" Produk layanan yang berbasis online yang kita ciptakan terhadap pelayanan bagi warga negara Indonesia yang menikah dengan warga negara asing dapat dilakukan melalui online system," kata Sarno Wijaya, Direktur Teknologi Informasi dari Direktorat Jenderal Administrasi Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum dan HAM.
Kegiatan diseminasi diakhiri dengan penyerahan sebanyak 82 buah paspor yang telah diperbaharui kepada pemohon yang mayoritas adalah para mahasiswa Indonesia dari Universitas Islam Madinah, komunitas perawat, LSM, dan Pekerja Migran Indonesia di Indonesia.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?