Aplikasi i-KJRI Jeddah Diluncurkan dalam Tiga Bahasa

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 22 November 2018 15:13
Aplikasi i-KJRI Jeddah Diluncurkan dalam Tiga Bahasa
KJRI Jeddah belum lama ini meluncurkan aplikasi layanan informasi berbasis Android dan iOS.

Dream – Setelah hadir dengan SMS Gateway, KJRI Jeddah Mobile, WhatsApp Gateway, kini Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah kembali meluncurkan aplikasi layanan informasi berbasis Android dan iOS.

Aplikasi yang diberi nama i-KJRI Jeddah merupakan pengembangan dari KJRI Jeddah Mobile yang telah diluncurkan 10 November 2016 silam.

Aplikasi i-KJRI Jeddah diluncurkan dalam tiga bahasa, yaitu Indonesia, Arab, dan Inggris.

Konsul Imigrasi KJRI Jeddah, I. Ismoyo, mengatakan aplikasi itu diperkenalkan kepada masyarakat WNI yang berdomisili di Kota Madinah, dalam acara “ Diseminasi Kewarganegaraan dan Keimigrasian”.

 Ismoyo (tengah) sedang sosialisasi aplikasi i-KJRI Jeddah.

“ Aplikasi ini menyempurnakan KJRI Jeddah Mobile yang sudah kami luncurkan dua tahun silam, tepatnya 10 November 2018. Ada penambahan fitur-fitur baru dalam aplikasi yang berbasis Android dan iOS,” kata dia di Wisma Haji Indonesia, Madinah, Arab Saudi, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 22 November 2018.

Ismoyo mengatakan, aplikasi ini menyajikan ragam informasi layanan kekonsuleran, seperti legalitas dan terjemaham dokumen.

Ada juga keimigrasian seperti permohonan paspor Indonesia, visa, pendaftaran keimigrasian anak berkewarganegaraan ganda, dan Surat Laksana Paspor. Ada juga informasi tentang ketenagakerjaan yang ditampilkan aplikasi itu.

 

 Aplikasi i-KJRI Jeddah di Playstore.

“ Ingin berinteraksi dalam konsultasi atau menyampaikan pengaduan via email dan mendapatkan panduan lokasi, alamat maupun situs portal yang memuat berita dan kegiatan KJRI Jeddah, cukup mengunduh aplikasi i-KJRI Jeddah,” kata Ismoyo.

Aplikasi itu tersedia di Google Playstore untuk ponsel berbasis Android dan Apple Store untuk iOS. (ism)

1 dari 2 halaman

Pendekatan Pelayanan dan Perlindungan WNI di Luar Negeri

Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, mengatakan KJRI Jeddah berkomitmen untuk terus berinovasi menghadirkan kemudahan, kenyamanan, keramahan dan keamanan dalam pelayanan dan perlindungan bagi masyarakat. Aplikasi i-KJRI Jeddah ini juga dikembangkan dengan pendekatan pelayanan dan perlindungan WNI di luar negeri.


Menurut Konjen, gedung pelayanan satu atap yang saat ini dalam tahap pembangunan nantinya akan diperkuat dengan layanan berbasis teknologi. Untuk itu, KJRI Jeddah akan terus mengedukasi masyarakat agar dapat memanfaatkan aplikasi i-KJRI Jeddah dengan smartphone yang mereka miliki dan menikmati ragam informasi layanan KJRI.

" Punya HP jangan hanya dipakai untuk chattingan, fesbukan, dan nonton Youtube. Telepon pintar harus membuat pemiliknya menjadi pintar," kata Hery.

Dia mengatakan upaya pelayanan dan perlindungan kepada warga masyarakat Indonesia telah dan terus dilakukan oleh KJRI Jeddah dalam rangka mendukung visi KJRI Jeddah sebagai laboratorium terlengkap praktek diplomasi perlindungan WNI di luar negeri.

2 dari 2 halaman

Ada Juga Peluncuran SAKE

Tim Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM juga melaksanakan diseminasi pelayanan kewarganegaraan berbasis online. Layanan yang diberi nama Sistem Administrasi Kewarganegaraan Elektronik (SAKE) ini diharapkan memberikan kemudahan bagi WNI di Arab Saudi, khususnya yang menikah dengan warga negara asing dan memiliki anak dari hasil perkawinan campur tersebut.


" Produk layanan yang berbasis online yang kita ciptakan terhadap pelayanan bagi warga negara Indonesia yang menikah dengan warga negara asing dapat dilakukan melalui online system," kata Sarno Wijaya, Direktur Teknologi Informasi dari Direktorat Jenderal Administrasi Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum dan HAM.

Kegiatan diseminasi diakhiri dengan penyerahan sebanyak 82 buah paspor yang telah diperbaharui kepada pemohon yang mayoritas adalah para mahasiswa Indonesia dari Universitas Islam Madinah, komunitas perawat, LSM, dan Pekerja Migran Indonesia di Indonesia. 

Beri Komentar
Canggih, Restu Anggraini Desain Mantel dengan Penghangat Elektrik