Hanya Dengan Melihat Video, Pulau Pribadi Ini Laku Terjual

Reporter : Ulyaeni Maulida
Sabtu, 1 Agustus 2020 13:10
Hanya Dengan Melihat Video, Pulau Pribadi Ini Laku Terjual
Negosiasi dilakukan melalui Whatsapp.

Dream – Sebuah pulau pribadi di Irlandia telah terjual US$6,4 juta, setara Rp93,6 miliar. Pembelinya berasal dari Eropa dan hanya melihat video pulau tersebut karena adanya pembatasan wilayah akibat pandemi Covid-19.

Pulau yang bernama Pulau Kuda ini terletak di lepas pantai Schull di Cork Barat. Pulau Kuda kaya akan sejarah dan telah menjadi rumah bagi industri tembaga yang berkembang antara 1820 hingga 1874.

Pada tahun 1841, populasi di pulau ini meningkat sebanyak 137 orang, sebagian besar bekerja di pertambangan. Pada 1965 semua penduduknya telah meninggalkan pulau Kuda. Tetapi beberapa reruntuhan desa dan rumah-rumah tua masih dapat ditemukan di pulau tersebut.

Pulau Kuda memiliki pemandangan alam yang indah. Termasuk tiga pantai berpasir yang dihuni oleh anjing laut. Terdapat pula ladang pertanian dan margasatwa alami.

Selain itu, ada juga rumah utama seluas 4.500 meter persegi. Rumah ini memiliki enam kamar tidur dan terdapat pula dua buah pondok dengan tiga kamar tidur.

Semua properti ini langsung menghadap ke Samudera Atlantik dan Teluk Air Roaring. Para tamu dapat berenang dan menyelam di antara lumba-lumba.

1 dari 1 halaman

Memiliki Fasilitas yang Lengkap

Ada pula dermaga pribadi untuk menambatkan kapal feri dan kapal pribadi, helipad, pusat kebugaran, lapangan tenis, dan rumah wisata untuk bangkai kapal.

Pulau ini juga memiliki pasokan listrik, air, dan sistem pembuangan kotoran sendiri. Serta jalan-jalan pribadi yang menyediakan akses ke semua pulau.

Pembelian pulau Kuda terjadi setelah berbulan-bulan melakukan negosiasi. Pembelian tersebut juga difasilitiasi oleh broker real estate yang berbasis di Mayfair, Montague Real Estate. Dengan bantuan dari Kantor Swasta Knight Frank, Engel & Volkers dan Colliers International.

Negosiasi dilakukan melalui aplikasi Whatsapp. Hal ini tejadi lantaran adanya pembatasan wilayah yang menyebabkan penjual dan pembeli pulau Kuda tidak dapat langsung bertemu.

(Sumber: lonelyplanet.com)

Beri Komentar