Wakayama Jepang, Surganya Bunga di Musim Hujan

Reporter : Dwi Ratih
Minggu, 26 Juni 2022 09:12
Wakayama Jepang, Surganya Bunga di Musim Hujan
Mata akan disuguhkan dengan tumbuhnya bunga hydrangea di kawasan ini.

Dream - Kembali membuka border untuk turis asing, Jepang jadi sasaran para traveler untuk dijadikan destinasi wisata.

Memiliki segudang wisata baik indoor maupun outdoor yang wajib disambangi, tak heran jika Jepang jadi negara yang wajib didatangi terutama buat kamu yang tinggal di kawasan Asia.

Dari Indonesia sendiri, jarak tempuh menuju Jepang cukup memakan waktu kurang lebih tujuh jam menggunakan pesawat direct.

Namun biaya hidup di Jepang yang cukup menguras membuat kita perlu memikirkan serta merencanakan perjalanan ke Negara Sakura secara matang dari jauh-jauh hari.

Tapi jika kamu berkesempatan mengunjungi negara yang terkenal dengan lahirnya ragam kartun dalam waktu dekat ini, tampaknya jangan melewati kawasan Wakayama, sekitar 1,5 jam dari Osaka menggunakan kereta api.

Di Wakayama, kamu bisa menikmati pemandangan bunga di waktu terbaik yaitu musim hujan yang terhitung Juni-Juli.

Tsuyu merupakan periode akhir Mei hingga awal/pertengahan Juli yang mana banyak cuaca berawan dan curah hujan tinggi. Ketika hujan jatuh di bunga yang bulat seperti bola ini, warna seperti biru, merah muda, ungu muda, semakin mencolok, dan pemandangan bunga yang indah menyebar keseluruh area.

Jalan-jalan di musim hujan pun jadi menyenangkan jika datang ke tempat-tempat yang memiliki pemandangan bunga hydrangea.

1 dari 3 halaman

Hanazono Ajisai-en

Sepanjang Koyasan-Ryujin Skyline yang menghubungkan Koyasan dan Ryujin Onsen. Di area berkendara dekat gunung, Hanazono Ajisai-en dibuka hingga akhir November dan pada awal musim panas, tentu saja bunga hydrangea menjadi andalannya.

Sekitar 3.500 pohon hydrangea warna-warni mekar sempurna di sini, membuat seakan bunga-bunga ini mengelilingi gunung-gunung di sekitarnya.

Pada musim semi, pengunjung bisa menikmati pemandangan bunga shakunage atau rhododendron. Terdapat pula toko yang menawarkan menu makanan unik dan oleh-oleh yang terbuat dari daging amago dan babi hutan.

Lokasi: 364-26 Hanazono-kuki, Katsuragi-cho, Ito-gun, Wakayama
Jam Operasional: 09.00-16.00
Periode Tutup: Desember, Januari, Februari, Maret
Biaya masuk: 200 Yen (berlaku hanya pada musim bunga)

Koishi Nonosato Ajisai-en

Koishi Nonosato Ajisai-en merupakan sebuah fasilitas umum taman pedesaan. Selain bunga hydrangea yang mekar penuh pada pertengahan Juni, ada berbagai bunga lainnya yang dapat dinikmati di empat musim berbeda.

Bunga hydrangea di taman ini ada sebanyak 5.000 pohon dari 30 varietas bermekaran di dalam taman seluas 10.000 meter persegi ini.

Di area taman, terdapat kolam besar dan gazebo sehingga pengunjung bisa piknik membawa bekal ataupun berjalan-jalan menikmati pemandangan sekitar.

Lokasi: Koino, Kota Hashimoto, Wakayama
Akses: Berjalan 40 menit ke selatan Stasiun Suda (JR Wakayama)
Jam operasional: Buka 24 jam
Biaya masuk: Gratis

2 dari 3 halaman

Taman Ajisai Mandara-en

Taman Ajisai Mandara-en merupakan taman bunga yang dikelola Kuil Sukuma-dani Kannon, memiliki sejarah 1300 tahun dan merupakan tempat suci untuk keberuntungan dan pengusiran roh jahat (buang sial).

Kuil Sukuma-dani Kannon adalah sebuah kuil yang menyatu dengan batu alam besar Ichimai-iwa, dan memiliki luas area sekitar 30.000 meter persegi.

Di salah satu area tersebut yang seluas 2000 meter persegi, terdapat 10.000 pohon hydrangea dari 120 varietas yang bermekaran.

Area taman terawat dengan sangat baik, termasuk gerbang kuil-nya, dan menjadi tempat suci untuk berkeliling mengunjungi Rokujizo (Enam Ksitigarbha).

Lokasi: 313 Ikuma, Kota Kamitonda, Wakayama
Akses: Turun di Stasiun Kii-Tanabe atau Stasiun Shirahama pada JR Kinokuni Line, lalu naik taksi selama 20 menit
Periode operasional: 1 Juni-10 Juli
Jam operasional: 10.00 - 15.00 (jam masuk taman terakhir)
Hari libur: Tidak ada libur selama periode operasional
Biaya masuk: Rp55 ribu (Dewasa), Rp27.500 (pelajar SD & SMP)

3 dari 3 halaman

Kuil Kumano Nachi Taisha

Sebagai rasa syukur atas berkah alam dan kesehatan di musim tsuyu, maka setiap 14 Juni diselenggarakan Ajisai Matsuri (Festival Hydrangea).

Pada festival ini, bunga hydrangea dipersembahkan di depan altar, kemudian kagura atau tarian dan lagu suci berjudul Hoei no Mai dilantunkan oleh miko (gadis kuil).

Sekitar 2.500 pohon hydrangea merah, biru, ungu muda bermekaran dengan indah di area sekitar kuil. Taman hydrangea ini terbuka untuk umum hanya selama musim bunga.

Lokasi: Nachisan, Kota Nachikatsuura, Distrik Higashimuro, Wakayama
Akses: Sekitar 30 menit dari Stasiun Kii-Katsuura dengan bus Kumano Gobo Nankai, dan turun di halte Nachisan
Biaya masuk: gratis

Kuil Ninpei-ji

Kuil Ninpei-ji merupakan kuil kuno yang memiliki banyak bunga hydrangea bermekaran sehingga disebut juga sebagai Ajisai-dera, atau Kuil Hydrangea.

Meski tidak ada biksu yang tinggal di sini, kuil ini sangat dijaga dan dipelihara penduduk setempat. Bunga hydrangea yang ada di sini diurus relawan setempat.

Bunga-bunga ini memenuhi area kuil, mulai bari bangunan kuil utama hingga gerbang area kuil, dari tangga hingga jalan setapak.

Lokasi: 791 Itoga-cho, Kota Arida, Wakayama
Biaya masuk: Gratis

Sumber: Visit Wakayama

Beri Komentar