Misteri Mayat dalam Koper, Sudah Dikubur 'Datang Lagi' ke Kantor Polisi

Reporter : Ulyaeni Maulida
Kamis, 6 Agustus 2020 15:17
Misteri Mayat dalam Koper, Sudah Dikubur 'Datang Lagi' ke Kantor Polisi
Ia kembali mendatangi kantor polisi dan menceritakan kisah yang dialaminya.

Dream - Kejadian mengejutkan dialami pihak kepolisian yang didatangi oleh seorang wanita. Sebelumnya, wanita yang bernama Warisha itu diduga menjadi tewas dan mayatnya dimasukkan ke dalam koper dan telah diidentifikasi keluarganya. Namun, tiba-tiba ia muncul kembali dan mendatangi kantor polisi.

Hal itu pun menyadarkan pihak kepolisian bahwa mayat dalam koper itu, belum teridentifikasi. Setelah Warisha menceritakan kisah yang telah dialaminya.

Padahal sebelumnya, mayat wanita dalam koper tersebut dibawa oleh pihak keluarga Warisha dan telah dimakamkan.

1 dari 3 halaman

Awal Mula Kejadian

Mayat dalam koper© Pixabay.com

Tepatnya pada tanggal 27 Juli lalu, sesosok mayat yang belum diketahui identitasnya ditemukan dalam sebuah koper di Ghaziabad.

Segera setelah berita itu tersebar, seorang pria dan ibunya dari Aligarh datang dan mengindentifikasi mayat tersebut sebagai putrinya yang berusia 24 tahun.

Kemudian pada 27 Juli, jenazah yang telah diidentifikasi tersebut dibawa kembali oleh pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sementara suami dan mertua korban didakwa karena mahar yang berujung tindak kekerasan. Mereka pun dimasukkan ke penjara. Dan pihak kepolisian yang berhasil mengungkap kasus tersebut pun mendapat hadiah.

2 dari 3 halaman

Bikin Polisi Terkejut

Namun, kedatangan Warisha ke kantor polisi menjadi hal yang sangat mengejutkan. Warisha menceritakan mendapatkan kekerasan dari mertua dan suaminya karena masalah mahar. Ia pun pergi meninggalkan rumahnya pada 23 Juli.

Warisha telah menikah dengan seorang pria yang bernama Amir Khan. Ia berasal dari Bulandshahr.

Polisi mengatakan permasalahan mahar akan dihapuskan dari FIR. First Information Report (FIR) adalah dokumen tertulis yang disiapkan oleh polisi ketika mereka menerima informasi tentang tindak pidana. Ini biasanya merupakan pengaduan yang diajukan kepada polisi oleh korban atau oleh seseorang atas namanya.

“ Suami, ayah mertua, dan ibu mertuanya kini sedang berada didalam penjara. Kami akan memberitahukan perkembangan informasi selanjutnya kepada mereka,” ungkap salah seorang polisi.

3 dari 3 halaman

Kembali Gali Kuburan

Mayat dalam koper© Pixabay.com

Menurut polisi Ghaziabad, keluarga Warisha mengidentifikasi mayat tersebut. Kemudian petugas medis melakukan otopsi dan menyerahkannya kembali kepada mereka.

" Kami sekarang akan mendaftarkan kasus pembunuhan dan penghancuran barang bukti, dan menyelidiki kasus pembunuhan wanita yang tubuhnya ditemukan di dalam koper," kata Kalanidhi Naithani, salah seorang polisi Ghaziabad.

“ Pihak kami telah mendapatkan DNA dan bagian dalam jenazah. Ini akan sangat membantu kami dalam melacak identitas wanita tersebut,” tambahnya kembali.

Namun, penyebab kematian wanita dalam koper itu pun masih belum diketahui. Dan pihak kepolisian dapat kembali menggali kuburan wanita yang sebelumnya diidentifikasi sebagai Warisha.

“ Kami juga akan mengambil tindakan hukum terhadap ibu dan saudara laki-laki Warisha. Karena telah salah dalam melakukan proses identifikasi,” kata Diksha Singh, petugas kepolisian Bulandshahr.

(Sumber: thelogicalindian.com)

Beri Komentar