Babi Ngepet Depok Dibeli Online Rp900 Ribu, Plus Ongkir Rp200 Ribu

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 29 April 2021 14:14
Babi Ngepet Depok Dibeli Online Rp900 Ribu, Plus Ongkir Rp200 Ribu
Isu soal babi ngepet yang viral itu merupakan hoaks atau berita bohong. Cerita itu dikarang oleh Adan Ibrahim dengan motif tertentu.

Dream - Misteri babi yang diduga jadi-jadian di Bedahan Sawangan, Depok, kini berakhir sudah. Babi berwarna abu-abu itu telah dimusnahkan dengan cara disembelih, sembilan orang lain telah diperiksa dan satu orang ditetapkan sebagai tersangka yaitu Adam Ibrahim, 44 tahun.

Pihak kepolisian sudah menegaskan bahwa isu soal babi ngepet yang viral itu merupakan hoaks atau berita bohong. Cerita itu dikarang oleh Adan Ibrahim dengan motif tertentu.

" Kami sampaikan semuanya yang sudah viral tiga hari sebelumnya adalah hoaks, itu berita bohong. Sebenernya yang kejadian itu tidak seperti apa yang diberitakan tiga hari yang lalu," ujar Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregar, Kamis 29 April 2021.

Kasus ini berawal dengan adanya cerita masyarakat sekitar merasa kehilangan uang, ada yang Rp1 juta, ada yang Rp2 juta.

Ditegaskan juga, babi yang disebut-sebut menggunakan kalung berwarna merah juga merupakan kebohongan.

" Jadi kalau disampaikan sebelumnya babi tersebut ada kalung di leher ikat kepala merah itu adalah bohong. Sekali lagi saya sampaikan bohong tidak benar," tegasnya.

1 dari 8 halaman

Babi Dibeli Secara Online

Mengenai motif, tersangka membuat berota bohong itu karena ingin terkenal. Karena Adam Ibrahim adalah seorang tokoh di kampungnya.

" Tujuan supaya lebih terkenal di kampungnya, karena ini merupakan salah satu tokoh lah sebenarnya. Tapi tokoh juga tidak terlalu terkenal supaya dia dianggap saja. Tokoh masyarakat lah," katanya.

Adam Ibrahim mengarang cerita dengan membuat isu babi ngepet dan membeli babi secara online seharga Rp900.000 ditambah ongkos kirim Rp200.000.

" Babinya dibeli online kemudian dirapatkan oleh tim mereka yang berjumlah delapan orang. Seolah-olah mengarang cerita ada tiga orang, satu orang turun tanpa menapakkan kaki kemudian keduanya pergi naik motor tiba-tiba satu setengah jam berubah jadi babi padahal itu tidak benar. Sudah direncanakan," ungkapnya.

2 dari 8 halaman

Sudah Direncakan

Penyusunan soal isu ini sudah dirancang oleh AI sejak lama sekitar satu bulan lalu. Tersangka bekerjasama dengan kurang lebih delapan orang membuat cerita mengarang cerita seolah-olah babi ngepet itu benar.

" Ternyata itu adalah rekayasa dari tersangka dan teman-temannya. Lama (perencanaan) karena mereka mengarang cerita dari kehilangan itu dari bulan Maret jadi ada kurang lebih satu bulan," katanya.

Atas kasus ini AI pun mendekam di sel. Dia dijerat pasal 14 ayat 1 atau 2 UU Nomor 1 tahun 1946.

Sumber: merdeka.com

 

 

 

3 dari 8 halaman

Sempat Curiga Tetangganya Babi Ngepet, Ibu Ini Minta Maaf ke Warga Depok

Dream - Kabar penangkapan babi ngepet oleh warga di Sawangan, Depok, Jawa Barat, masih menjadi perbincangan publik. Hewan yang ditangkap pada Selasa, 27 April 2021 itu akhirnya disembelih dan dikubur oleh warga.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, salah seorang warga tampak memberikan kesaksian mengenai sosok babi, yang diduga babi ngepet, yang ditangkap tersebut.

" Saya dari kemarin sudah pantau orang ini. Dia berumah tangga, dia nganggur tapi uangnya banyak," ujar seorang warga.

" Saya lewat depan rumahnya, saya lempar sesuatu biar ketahuan," tambahnya.

Tak ketinggalan, menurut wanita itu, tetangga yang ia curigai memiliki bisnis pengobatan tradisional.

4 dari 8 halaman

Memohon Maaf

Setelah video tudingannya viral di media sosial, wanita tersebut akhirnya memberikan klarifikasi dan meminta maaf atas ucapannya.

Didampingi ketua RW setempat, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat setempat karena telah mengeluarkan pernyataan yang membuat heboh masyarakat sekitar tempat tinggalnya.

" Buat warga Kampung Baru yang saya tidak sebutkan satu persatu karena saya tidak hafal ya, saya di sini hanya merantau dan ngontrak, saya di sini hanya minta maaf atas video yang tadi saya ucapkan, seribu minta maaf dari ujung kaki sampai ujung kepala saya benar-benar minta maaf dengan keterangan saya atau ucapan mulut kasar saya tadi, sekali lagi saya minta maaf," ucapnya dalam video klarifikasi tersebut.

5 dari 8 halaman

Pihak kepolisian melalui Kapolsek Sawangan, AKP Rio Tobing, mengaku belum dapat mengonfirmasi mengenai kesaksian warga terkait babi ngepet yang tiba-tiba menyusut tersebut.

Polisi meyakini babi yang ditangkap warga tak lebih dari seekor babi biasa.

" Kalau ada yang bilang dari besar terus mengecil, faktanya saat anggota ke sana, ditemukan sudah kecil. Berdasarakn cerita ini, itu kami belum bisa menyimpulkan karena faktanya yang kami temukan hanya seekor babi," kata dia.

6 dari 8 halaman

Videonya

Berikut video klarifikasi dan permohonan maaf atas tudingan tentang Babi Ngepet:

      View this post on Instagram      

A post shared by MANAberita (@manaberita)

 

7 dari 8 halaman

Kuburan Babi 'Ngepet' Sawangan Depok Dibongkar Polisi, Saat Dicek Isinya...

Dream - Personel Polsek Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, melakukan pembongkaran kuburan babi ngepet di Bedahan, Sawangan, Depok yang dikubur warga pada Rabu, 28 April 2021 kemarin.

Pada Rabu siang, terlihat sejumlah polisi menemui Ustadz Adam Ibrahim dan tokoh masyarakat setempat untuk membicarakan tentang fenomena yang menggemparkan publik.

Tak lama setelahnya, pihak kepolisian, Adam, dan sejumlah tokoh masyarakat lain berjalan kaki ke sebuah perkebunan tak terpakai. Disana merupakan lokasi tempat bangkai hewan diduga babi ngepet itu dikubur.

“ Saya juga kurang tahu, baru tahu ini (bangkai babi) dipindahkan,” ujar Ustadz Adam.

8 dari 8 halaman

Seorang warga setempat turun ke bawah sambil memegang cangkul untuk menggali kuburan tersebut. Diangkatnya sekantong plastik berwarna merah, didalamnya terdapat kain melilit badan dan kepala babi yang dibunuh kemarin.

Polisi pun langsung mengambil meteran untuk mengukur panjang babi tersebut. Polisi menegaskan, bangkai tersebut benar-benar seekor babi. Memang secara ilmiah tidak ada babi ngepet.

“ Panjang babi sekitar 50 cm, lebarnya 25 cm. Berat berapa? 20 kilogram ada?,” tanya seorang anggota polisi.

" Nggak ada, sekitar 8 kilo,” balas warga.

“ Ini benar-benar babi, ya,” tegas personel polisi tersebut.

Setelah diukur, bangkai babi itu kembali dibalut kain dan dimasukkan ke kantong plastik dan dikubur di tempat semula.

Sumber: pojoksatu.id

Beri Komentar