Detik-detik Warga Inggris Tampar Petugas Imigrasi Ngurah Rai

Reporter : Idho Rahaldi
Rabu, 1 Agustus 2018 10:31
Detik-detik Warga Inggris Tampar Petugas Imigrasi Ngurah Rai
Video penamparan yang beredar di sosial media itu memperlihatkan AT berbicara dengan nada tinggi kepada petugas imigrasi.

Dream - Video penamparan warga negara Inggris keturunan India, AT, kepada petugas Imigrasi di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali pada 28 Juli 2018 menjadi viral di sosial media.

Penamparan diduga terjadi karena buntut dari permasalahan overstay AT.  Video penamparan yang beredar di sosial media itu memperlihatkan AT berbicara dengan nada tinggi kepada petugas imigrasi bernama Ardiansyah.

Dari video yang beredar terlihat, petugas begitu sabar meladeni AT yang terus berbicara tanpa henti.  

Sampai ketika AT ingin merebut benda di tangan petugas imigrasi itu tapi tidak berhasil. Di situlah, AT makin naik pitam dan penamparan itu terjadi. 

AT semakin menjadi bahkan juga memarahi petugas yang mengambil gambar video. Dari informasi yang diterima, AT mengalami overstay.

Masa izin tinggal yang bersangkutan hanya sampai 18 Februari 2018 dengan denda US$25 perhari. Seperti apa, berikut videonya: 

 

(ism)

1 dari 2 halaman

Ini Detik-detik Penamparan Petugas Imigrasi

Dream - Wanita Inggris itu menampar petugas bandara Imigrasi Ngurah Rai, Bali, sambil terus bernada tinggi. Berikut videonya: 

 

(ism, Video: Youtube/Thatone)

2 dari 2 halaman

Penampar Dua Petugas Bandara Mengaku Menyesal dan Minta Maaf

Dream - JOW, perempuan yang diduga menampar dua petugas bandara akhirnya mendatangi Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan.

Dia tiba sekitar pukul 19.17 WIB didampingi kuasa hukumnya. JOW terlihat menggunakan syal, baju dan rok berwarna biru dongker. Tak hanya itu, kaca mata hitam dan tas jinjing berwarna cokelat turut menjadi aksesoris penampilannya.

Saat ditanya awak media, JOW enggan menjawab pertanyaan terkait kasus yang tengah menimpanya.

"  Excuse me," kata Joice di Polda Metro Jaya, Jumat, 7 Juli 2017.

Kuasa hukumnya, Lisye mengatakan JOW mengaku meminta maaf dan sangat menyesali perbuatannya.

" Saya selaku kuasa hukum mewakili klien saya meminta maaf atas perbuatan itu dan menyesali," ujar Lisye.

Setelah itu, JOW dan kuasa hukumnya langsung memasuki gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan.

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik