Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: FBI / Sacramento County Sheriff`s Department)
Dream - Seorang kakek telah ditangkap dan didakwa atas puluhan kasus ruda paksa dan pembunuhan di wilayah California, Amerika Serikat.
Mantan polisi itu diduga adalah pembunuh kejam berjuluk Golden State Killer yang terlibat dalam berbagai kasus pemerkosaan dan pembunuhan berantai selama tahun 1970 dan 1980-an.
Saat konferensi pers di Sacramento, Kepolisian Orange County menyebutkan tersangka bernama Joseph James DeAngelo. Kasus pria 72 tahun itu akhirnya bisa diselesaikan berkat bukti DNA.
Sebelumnya, Federal Bureau of Investigation (FBI) mengatakan bahwa DeAngelo menjadi buronan atas berbagai kasus kejahatan yang dilakukannya pada 40 tahun yang lalu.
DeAngelo disangka melakukan 12 pembunuhan, 45 pemerkosaan dan berbagai kasus pencurian serta perampokan.
Sepak terjang DeAngelo tidak hanya di sekitar Sacramento dan wilayah timur San Francisco Bay Area, tapi juga dua county lainnya di California Selatan.
Tersangka, yang juga punya julukan East Area Rapist dan Original Night Stalker, dianggap sebagai salah satu pembunuh berantai paling produktif di negara bagian tersebut.
Polisi mengatakan DeAngelo tinggal di Citrus Heights, pinggiran Sacramento, ketika ditangkap pada hari Selasa kemarin.
" Joseph James DeAngelo punya banyak julukan di mata penegak hukum ... Hari ini adalah kehormatan bagi kami untuk memanggilnya sebagai terdakwa," kata Jaksa Distrik Orange County, Tony Rackauckas kepada wartawan, Rabu.
" Akhirnya, setelah tahun-tahun yang melelahkan, pertanyaan yang menghantui tentang siapa yang melakukan kejahatan mengerikan ini telah terjawab," tambah Jaksa Rackauckas.
Penyelidik mengatakan DeAngelo adalah seorang perwira polisi di dua departemen Kepolisian California yang berbeda selama tahun 1970-an.
Dia menjadi perwira polisi di Kota Exeter, San Joaquin Valley, dan di kota Gold Rush, Auburn.
Kasus penyelidikan dan perburuan DeAngelo sampai dijadikan buku berjudul I’ll Be Gone in the Dark yang dirilis tahun ini.
Penulis buku tersebut adalah Michelle McNamara, yang meninggal pada tahun 2016 lalu. Buku tersebut kemudian diselesaikan suaminya, Patton Oswalt, dengan menyewa seorang penulis yang tidak disebutkan namanya.
(Sumber: au.news.yahoo.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya