Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Miliaran Belalang Dari Afrika Serbu Timur Tengah, Termasuk Arab Saudi. (Foto: Cuplikan Video Newsflare)
Dream - Sebuah fenomena langka yang baru-baru ini terjadi di Arab Saudi terekam dalam video dan menjadi viral di dunia maya.
Dalam video tersebut terlihat miliaran belalang memenuhi langit Kota Mahayil yang berada di wilayah Asir.
Video tersebut direkam oleh salah seorang warga Kota Mahayil yang berdiri di pinggir jalan pada tanggal 23 Februari lalu.
Terlihat dalam video itu miliaran belalang itu seperti awan hitam yang berputar-putar saat mereka terbang di atas kota Mahayil.

Saat kamera berputar, sejauh mata memandang tampak jelas beberapa bangunan sepenuhnya dikelilingi oleh belalang.
Rekaman berlanjut selama beberapa menit yang memperlihatkan belalang terus berdatangan hingga membuat kawanan serangga rakus itu bertambah besar.
Meski kemunculan hama belalang tersebut tampak menakutkan, namun tidak separah dengan yang terjadi pada tahun 2020 lalu, menurut laporan reliefweb.int.

Disebutkan dalam laporan itu hama belalang saat ini berukuran lebih kecil dan lebih sedikit. Upaya membasmi belalang dengan penyemprotan di udara dan darat diyakini bisa mengurangi jumlah mereka.
Menurut National Geographic, hama belalang yang berjumlah jutaan hingga miliaran ini bisa terbang sejauh 81 mil atau 130 kilometer dalam sehari.
Kawanan belalang ini menggunakan angin sebagai pendorong untuk melewati jarak yang sangat jauh, seperti ketika melintasi Laut Merah.
Sementara itu, Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) telah memperingatkan tentang bahaya serangan hama belalang terhadap pangan.
Serangga tersebut mengancam pertanian dan persediaan pangan bagi jutaan orang yang membentang dari Tanduk Afrika (Djibouti, Eritrea, Ethiopia, Somalia dan Somaliland) hingga Yaman.
Pemerintah di wilayah-wilayah tersebut telah gagal mengendalikan belalang setelah terjadi ledakan hama pada tahun 2020.

Apalagi kondisi cuaca dan hujan musiman yang terjadi di wilayah tersebut saat ini sangat menguntungkan kawanan belalang.
Sumber: DailyStar.co.uk
Video menunjukkan hama belalang yang menyerang Somalia hingga Yaman pada 23-24 Februari 2021 lalu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya