Polisi Kaget, PSK Bertarif 'Murah' Punya Mercedez-Benz C Class

Reporter : Sugiono
Sabtu, 22 Februari 2020 10:00
Polisi Kaget, PSK Bertarif 'Murah' Punya Mercedez-Benz C Class
Ketahuan saat disuruh ambil KTP.

Dream - Meski telah dilarang oleh agama dan negara, pelacuran tetap saja ada di tengah masyarakat. Sehingga aparat tak jarang melakukan razia untuk memerangi merebakanya praktik pelacuran.

Baru-baru ini, aparat Penang, Malaysia, dibuat terkejut saat menggelar operasi dengan menggerebek hotel bertarif murah.

Polisi menangkap sembilan wanita yang diduga sebagai tuna susila. Untuk menutupi profesinya, mereka bekerja sebagai penerima tamu di front office hotel.

Mereka yang ditahan termasuk seorang wanita Tionghoa lokal, seorang wanita Vietnam, dua wanita Indonesia, dan lima wanita Thailand.

1 dari 5 halaman

Punya Mobil Mercedes-Benz C Class

Tetapi yang mengejutkan polisi bukan asal wanita tuna susila yang berasal dari berbagai negara itu. Para polisi terkejut ketika mengikuti salah satu wanita ke mobilnya untuk mengambil beberapa dokumen.

Ternyata, salah satu wanita yang tak disebutkan identitasnya itu memiliki sebuah mobil mewah merek Mercedes-Benz C Class warna silver.

 PSK punya mobil mewah.© Facebook Penang Kini

Di Indonesia, mobil Mercedes-Benz C Class berjenis sedan harganya mencapai sekitar Rp759 Juta hingga Rp1,12 miliar.

Dalam penggerebekan itu, polisi juga menangkap seorang pria yang diduga muncikari sembilan wanita tersebut.

Polisi menyebut untuk tarif sekali kencan, wanita penghibur itu menerma upah 250 ringgit atau Rp824 ribu.

Sementara untuk PSK asing tarifnya bervariasi, antara 150 ringgit hingga 190 ringgit (Rp495 ribu hingga Rp600 ribu).

Sumber: World of Buzz

2 dari 5 halaman

Panik Saat Digerebek, Si PSK Nekat Telan Kontrasepsi

Dream - Karena takut dipenjara saat petugas menangkapnya dalam sebuah operasi penyakit masyarakat, seorang PSK berkebangsaan Vietnam nekat menelan kondom pelanggannya.

Wanita berusia 48 tahun bernama Dang dinyatakan bersalah karena memberi keterangan palsu setelah polisi Taiwan melakukan operasi razia terhadap PSK asing di sebuah spa kesehatan.

Dang akhirnya dipenjara selama dua bulan karena berbohong di pengadilan Taiwan Barat setelah mengaku hanya memberi pelayanan biasa kepada pelanggannya yang diketahui bernama Yao.

Pada awalnya, polisi menggerebek sebuah tempat prostitusi yang berkedok spa kesehatan pada 14 Maret jam 9 malam lalu. Saat melakukan razia itu, petugas menemukan Dang dan Yao sedang berdua di sebuah kamar di lantai satu.

Setelah diciduk petugas, Dang dan Yao yang ditanyai secara terpisah, didakwa melakukan prostitusi. Namun saat itu Dang membantah adanya aktivitas ilegal tersebut.

 

 

3 dari 5 halaman

Beri Keterangan Palsu

Namun, Yao mengakui bahwa mereka 'setengah jalan' saat polisi berhasil masuk melalui pintu depan. Yao mengatakan, Dang cepat-cepat melepaskan kondom yang dipakainya.

Petugas segera memeriksa ruangan setelah menemukan pembungkus kondom dan kemudian melaporkan bahwa Dang terus-menerus meminta air.

Dia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Jen-Ai di kota Taichung yang berdekatan dengan tempat prostitusi tersebut.

Setelah menjalani pemindaian CT Scan, terlihat ada 'bayangan' di dadanya, yang diyakini polisi sebagai kondom.

Akibatnya, pengadilan hanya mendakwa Dang memberi keterangan palsu. Tapi pengadilan tidak bisa menuduh wanita itu berusaha menghancurkan barang bukti.

 

 

4 dari 5 halaman

Harus Dibedah

Menurut dokter di rumah sakit, Dang - jika dia benar-benar menelan kondom seperti yang diduga - berisiko mengalami masalah di saluran pernapasan bagian atas atau di sistem pencernaannya.

Dokter mengatakan Dang akan memerlukan pembedahan untuk mengeluarkan kondom tersebut di masa depan.

" Namun juga bisa dicerna oleh sistem pencernaan tanpa masalah," kata dokter.

Sementara itu, pelanggan Dang dan PSK lainnya juga mendapat hukuman. Namun bentuk dan lama hukuman mereka tidak diungkapkan.

(Sumber: metro.co.uk)

5 dari 5 halaman

Jerit PSK Kalijodo di Buku Harian yang Tertinggal

Dream - Hingar bingar lokalisasi prostitusi di Kalijodo, ternyata menyimpan curahatan hati para Pekerja Seks Komersial (PSK) di sana yang sangat memilukan.

Berawal dari sebuah bilik kamar berukuran 1 x 2 meter yang berlokasi di Kafe Mega Mas, tertinggal sebuah buku catatan yang diyakini milik seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) yang tertinggal.

Buku bersampul kotak-kotak merah dengan garis kuning di halaman depan ini tertulis sebuah nama; ‘Dewi.Me:Mas’.

Dalam lembaran pertama buku itu, hanya ada beberapa hitungan, dan setelah dibuka ke halaman berikutnya, si empunya buku ini ternyata menyelipkan sebuah catatan hidupnya yang berisikan bahwa ia sudah tak kuat lagi dengan profesinya saat ini.

" Aa. Allah aku udah gak betah hidup yang ku jalani. Ya Allah bimbinglah aku ke jalan yang benar. Ya Allah... Aku ingin jadi orang yang baik di mata semua orang terutama-Mu. Ya Allah... Kapan semua nich berakihir ya Aallah aku udah cape dengan semua nich," tulis pemilik buku diary.

Tak hanya buku ini, ternyata di kamar lain masih dalam lokasi yang sama yaitu Kafe Mega Mas juga ditemukan buku diary. Kali ini, buku tersebut tanpa sampul dan terlihat usang. Tak ada nama yang menunjukkan siapa pemilik buku ini.

Di dalam buku yang kertasnya sudah mulai terkoyak itu tertulis curahan hati PSK Kalijodo lainnya tentang kisah percintaan yang ia alami.

" Hidup ini begitu indah dan hidup ini pun begitu adil semenjak kenal dirimu walau pun kita hanya sebatas teman tapi suatu saat nanti aku."

" Andai kamu tau betapa ku merindukanmu. Andai saja kamu tau betapa hidup ini indah di saat bersama mu. Walu pun hanya dalam mimpi indahku saja, tapi suatu saat nanti aku percaya mimpi itu menjadi kenyataan untuk bisa hidup bersama mu my love."

Namun, di dalam lembaran buku tersebut tertulis sebuah nama 'Via'. Ia menulis bahwa ia terjerumus ke dunia gelap karena salah pergaulan. Kisah selengkapnya klik di sini.

[crosslink_1]

Beri Komentar
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna