Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Abu Hassan Abdullah Diserahkan Kepada Staf Pusat Perawatan Jenazah Al Fikrah Agar Dimakamkan (Foto: Harian Metro Malaysia)
Dream - Jenazah pria mualaf, Hassan Abdullah, 74 tahun, tak bisa dikuburkan di pusara terakhirnya, Jasadnya Hasan telah dikremasi oleh pihak rumah sakit sesuai keyakinan yang dianut sebelum memeluk Islam.
Kesalahan itu terjadi setelah Unit Forensik Rumah Sakit Kajang, Selangor, Malaysia salah mengadministrasi nama terdahulu Hassan. Nama terdahulu Hassan adalah Lim Ah San. Nama itu dianggap mirip dengan seorang warga yang meninggal dunia di unit forensik rumah sakit itu, Chu Kim San, 70 tahun.
Ketua Pusat Perawatan Jenazah Al Fikrah Malaysia, Mohd Azmi Md Zain mengatakan, kekeliruan terjadi ketika ada dua mayat pria keturunan Tionghoa. Azmi mengatakan, pihak rumah sakit menyebut dua nama pria itu sangat mirip.
Azmi menceritakan Hassan meninggal dunia di Rumah Sakit Kajang. Dia mendapat informasi kematian Hassan pada pukul 10.00 waktu setempat.
"Perwakilan kami pergi ke Unit Forensik Rumah Sakit Kajang untuk merawat mayat. Tetapi, pihak manajemen unit forensik menginformasikan, beberapa prosedur harus dilakukan untuk membawa mayat tersebut," kata dia, kepada Harian Metro Malaysia.

Mohd Azmi mengatakan, sekitar pukul 15.00, pihak rumah sakit memberi kabar yang mengejutkan. Sebab, jenazah Hassan telah dibawa lembaga amal untuk dikremasi.
"Pihak rumah sakit kemudian menghubungi manajemen rumah kremasi itu dan diberi tahu jenazah Hassan telah dikremasi," kata Azmi.
"Pihak rumah sakit sudah menyerahkan abu mayat pria mualaf itu kepada kami. Abu tersebut akan dimakamkan di Pemakaman Islam Sungai Kantan, Kajang," ujar dia menambahkan.
Kasus ini akan ditangani polisi setempat dan Majelis Agama Islam Selangor.(Sah)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
