10 Manfaat Gerakan Sholat dan Maknanya Dalam Islam

Reporter : Reni Novita Sari
Selasa, 1 Desember 2020 08:14
10 Manfaat Gerakan Sholat dan Maknanya Dalam Islam
Inilah beberapa manfaat setiap Gerakan sholat yang penting kamu ketahui

Dream- Sholat merupakan tiang agama dalam rukun Islam yang kedua setelah syahadat. Sholat dibagi menjadi dua jenis yaitu sholat wajib atau fardhu dan sholat sunnah. Sholat sebagai ibadah pertama yang diwajibkan Allah, serta perintah yang diterima langsung oleh Rasulullah SAW tanpa melalui perantara dalam peristiwa Isra'.

Perintah Allah yang awalnya berjumlah 50 menjadi 5 kali sholat fardhu, dengan pahala yang sama besarnya. Wajibnya melaksanakan sholat lima waktu ini sesuai firman Allah dalam Alquran surat Al Isra ayat 78 yang berbunyi sebagai berikut:

Artinya: " Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat)."

Sholat adalah ibadah yang sangat penting. Maka sebagai seorang muslim tidak boleh sembarangan dalam melaksanakannya. Butuh ilmu dan pemahaman agar sholatnya sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW sehingga dapat diterima oleh Allah SWT.

Sholat pun dijalankan dengan sejumlah gerakan. Sholat dimulai takbiratul ikhram dengan mengangkat kedua tangan, lalu berdiri, rukuk dan sujud. Setiap gerakan dikerjakan secara berurutan. Di samping itu,  gerakan sholat ternyata bermanfaat bagi kesehatan fisik dan psikis. Penasaran bagaimana manfaat setiap Gerakan sholat?

1 dari 4 halaman

Makna Gerakan Sholat

Ilustrasi© Foto : Freepik

Ketika sholat, seorang muslim harus mengikuti gerakan sholat yang sudah diajarkan oleh Rasulullah. Gerakan-gerakan sholat tersebut tak hanya gerakan biasa tanpa arti. Gerakan sholat memiliki makna tersendiri. Syekh Imam An-Nawawi Al-Bantani di dalam kitab Tanqihul Qaul Al-Hatsits fi Syarhi Lubbabil Hadits telah menerangkan bahwa terdapat beberapa makna dalam gerakan sholat, yaitu sebagai berikut.

Gerakan Takbiratul Ihram

Gerakan pertama saat sholat, yaitu takbiratul ihram. Gerakan ini mengangkat kedua tangan. Makna dari gerakan tersebut yaitu menunjukkan bahwa seorang hamba itu seakan-akan tenggelam dalam lautan kesalahan-kesalahan dan kemaksiatan.

Gerakan Ruku'

Setelah membaca surat pendek, gerakan kedua adalah ruku'. Ruku' memiliki makna seakan-akan seorang yang sedang melaksanakan shalat itu mengatakan, " Akulah hamba-Mu, dan sungguh aku telah menghamparkan tanganku kepadaMu."

Kemudian saat bangkit dari rukuk, bermakna permohonan kepada Allah agar dibebaskan dari segala dosa. Lalu Allah berfirman, " Sungguh aku telah membebaskanmu dari segala dosa."

Sujud

Gerakan selanjutnya setelah ruku' adalah sujud. Makna dari sujud yang pertama saat diletakkannya dahi di atas tanah yaitu seakan-akan seorang hamba sedang berkata " dari tanahlah Engkau menciptakanku."

Lalu makna mengangkat kepala dari sujud yang pertama adalah seakan-akan seseorang mengatakan, " darinya (tanah) Engkau mengeluarkanku" , kemudian makna sujud yang kedua adalah seakan-akan mengatakan, " dan di dalamnya lah Engkau akan mengembalikanku (dikubur di dalam tanah ketika meninggal dunia)."

Setelah itu, makna ketika bangun dari sujud yaitu seakan-akan mengatakan, " dan darinya (tanah) Engkau mengeluarkanku lagi (dibangkitkan di hari Kiamat untuk dihisab)."

Gerakan Salam

Gerakan salam adalah gerakan terakhir dalam sholat. Setelah membaca attahiyat, seseorang akan mengucap salam sambil menoleh ke kanan lalu ke kiri. Gerakan salam memiliki makna doa.

" Ya Allah berikanlah aku catatan amalku dengan tangan kananku, dan janganlah Engkau memberikan catatan amalku dengan tangan kiriku."

2 dari 4 halaman

Manfaat Gerakan Sholat

Ilustrasi© Foto : Freepik

Selain memiliki makna, gerakan sholat juga memiliki manfaat untuk orang yang melakukannya. Manfaat ini adalah manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Berikut manfaat gerakan-gerakan sholat sebagai berikut.

1. Melancarkan Peredaran Darah

Manfaat gerakan salat untuk kesehatan diawali dengan membantu melancarkan peredaran darah. Dari gerakan takbiratul ihram, yakni berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan. Gerakan tersebut baik untuk melancarkan aliran darah dan getah bening, serta memperkuat otot lengan.

Manfaat ini juga bisa Anda peroleh dari gerakan sujud. Ketika mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang dan membuat aliran darah kaya oksigen menjadi lancar dan otot jadi tidak kaku. Selain itu, posisi berdiri dengan berat badan bertumpu pada telapak kaki bisa merangsang titik-titik akupuntur.

2. Baik untuk Sistem Pencernaan dan Ginjal

Manfaat gerakan salat untuk kesehatan berikutnya ialah baik untuk menjaga sistem pencernaan. Pada gerakan duduk iftirasy dan tawarruk, atau duduk di antara dua sujud, Anda bisa mendapatkan penekanan dinding perut sejajar dengan ginjal, sehingga mengoptimalkan fungsi ginjal. Kemudian menggerakkan isi perut ke arah bawah dan akhirnya membantu pencernaan.

3. Aliran Darah ke Otak Lebih Lancar

Manfaat gerakan salat untuk kesehatan selanjutnya ialah membantu mengalirkan darah ke otak dengan lebih baik dan lancar. Dikutip dari hellosehat.com, ketika bersujud atau ketika menungging dengan bertumpu pada kedua tangan, lutut, dan kaki, serta dahi yang menempel.

Maka aliran darah menuju otak meningkat, serta aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Sujud yang menempel di lantai ternyata juga baik untuk mengendorkan saraf di muka, mencegah pusing, dan migrain.

4. Kecerdasan Meningkat

Mengutip dari hellosehat.com, bahwa penelitian yang dilakukan oleh Harvard University, Amerika Serikat, karena sujud dengan posisi jantung yang berada di atas kepala, menyebabkan darah dapat mengalir dengan sangat baik ke otak. Kecerdasan bisa meningkat, disebabkan gerakan ttersebut memudahkan pasokan oksigen mengalir secara optimal.

 

3 dari 4 halaman

5. Mengatasi Nyeri dan Pegal

Apakah Anda sering mengalami pegal-pegal di tubuh? Cobalah teratur menjaga gerakan salat dengan benar untuk mendapat khasiat luar biasanya. Ketika gerakan duduk iftirosyi, terjadi relaksasi paha dan merangsang otot-otot pangkal paha untuk mengurangi rasa nyeri. Posisi telapak kaki pada iftirosy, otot tungkai Anda meregang dan rileks kembali, menjaga kelenturan serta kekuatan organ-organ gerak.

Selain melenturkan saraf di paha juga cekungan lutut, cekungan betis, hingga jari-jari kaki. Kemudian menyeimbangkan sistem saraf dan tubuh. Dengan adanya tekanan pada vena di atas pangkal kaki, darah memenuhi seluruh telapak kaki mulai dari mata kaki, lalu mengaktifkan kelenjar keringat karena bertemunya lipatan paha dan betis. Saraf yang lentur dan bekerja seimbang, baik untuk mengatasi nyeri dan melancarkan darah.

6. Membuat Leher dan Kepala Lebih Nyaman

Manfaat gerakan salat ketika Anda melakukan salam di akhir salat, maka otot di sekitar leher dan kepala jadi lebih rileks, serta menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan sederhana ini bisa mencegah sakit kepala.

7. Posisi Tulang Belakang Kembali Normal

Gerakan salat mampu mengembalikan posisi tulang belakang menjadi normal. Ketika sujud, badan dari belakang rata ke depan, meluruskan tulang belakang dan meregangkan otot hingga rongga perut mengecil. Ketika gerakan ruku sempurna, dengan tulang belakang lurus dan posisi kepala lurus dengan tulang, hingga segelas air di atasnya tidak tumpah. Kesempurnaan posisi ini baik untuk fungsi tulang belakang atau corpus vertebrae sebagai penyangga tubuh dan pusat saraf. Adanya proses pelurusan tulang belakang, bisa mencegah terjadinya pengapuran, merawat kelenturan tulang belakang yang berisi medula spinalis, serta menjaga aliran darahnya lebih optimal.

8. Sebanding dengan Pengobatan Cina

Menurut Magomed Magomedov, Ph.D, Daghestan State Medical Academy, 61 dari 66 titik unsur dasar yang dikenal dalam pengobatan China terletak di bagian-bagian tubuh yang dibasuh ketika wudhu. Seorang muslim yang mengajari orang lain cara wudhu dan salat, tanpa sadar telah mentransfer pengetahuan metode pengobatan China yang seharusnya proses itu membutuhkan 15 sampai 20 tahun. Pengobatan Cina merawat seluruh tubuh sebagai satu kesatuan. Gerakan salat jika disandingkan dengan ilmu tabib sejak masa Dinasti Song (960-1126 SM), seimbang untuk terapi penjajaran kembali tulang, dikutip dari Keajaiban Shalat Menurut Ilmu Kesehatan Cina.

4 dari 4 halaman

9. Baik untuk Kesuburan Wanita

Manfaat gerakan salat untuk kesehatan dapat Anda peroleh dari gerakan ruku dan sujud. Keduanya baik untuk kesuburan atau fertilitas dan kesehatan organ kewanitaan. Kemudian pada bagian payudara, membentuknya lebih baik dan memperbaiki fungsi kelenjar air susu.

Masih berlanjut soal wanita, pinggul dan pinggang terangkat hingga merasakan kontraksi penuh, akan melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam. Hal ini baik untuk persalinan lebih mudah, otot perut kuat dan lebih elastis, serta mempertahankan organ perut pada tempatnya kembali atau fiksasi. Ketika duduk iftirosyi, terjadi proses memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum.

10. Mencegah Impotensi

Setelah mengungkap lebih dalam mengenai manfaatnya bagi perempuan, ternyata ada pula manfaat gerakan salat khusus pria, yakni mencegah impotensi. Pada gerakan duduk iftirosyi, tumit menekan aliran kandung kemih atau urethra, kelenjar kelamin pria, dan saluran vas deferens untuk mencegah impotensi. Aliran darah yang baik pada bagian tersebut juga baik dalam menjaga kesuburan homon pria.

 

Beri Komentar