Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Rahmat Allah SWT tersebar bagi seluruh umat-Nya. Allah tidak pernah menutup pintu bagi orang yang bertobat.
Setiap dosa yang kita lakukan tetap berpeluang terhapus. Kuncinya, selama kita berusaha dengan sungguh-sungguh memohon ampunan kepada-Nya.
Kita pun tidak boleh berputus asa akan rahmat Allah SWT. Kita wajib meyakinkan diri sendiri setiap pertobatan akan diterima oleh Allah SWT.
Allah SWT senantiasa memberikan rahmat-Nya kepada semua makhluk tanpa terkecuali, maka tidak boleh ada seseorang yang menghalangi orang lain meraih rahmat tersebut. Apalagi sampai membuat orang lain berputus asa dari rahmat Allah SWT.
Ketika ada orang yang tersadar akan dosanya dan ingin bertobat, kita tidak boleh memberikan nasihat yang justru membuatnya putus asa. Tidak boleh kita berkata dosa orang yang bersangkutan sulit terampuni.
Bahkan jangan sampai kita membuat orang lain merasa pantas terkutuk, pantas menerima azab. Jika sampai melakukannya, ada ancaman sangat serius.
Dikutip dari Islami.co, membuat orang lain putus asa dari rahmat Allah adalah dosa besar. Tidak main-main, ancamannya adalah neraka.
Hal ini disebutkan dalam sebuah riwayat yang tercantum dalam kitab Al Ushfuriyah. Riwayat itu menyebutkan Sayidina Umar bin Khattab RA pernah berkata demikian.
" Dari umat terdahulu terdapat seseorang yang ahli ibadah, dia sangat ketat terhadap dirinya sendiri dalam melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya. Namun pada saat yang sama, dia juga membuat orang lain putus asa dari rahmat Allah."
Sayidina Umar melanjutkan, " Kemudian dia mati dan bertanya kepada Allah, ‘Tuhanku, di mana tempatku?"
Allah menjawab, " Tempatmu di neraka."
Kemudian dia bertanya, " Bagaimana dengan pahala ibadahku dan kesungguhanku dalam melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Mu?"
Allah lantas menjawab, " Kamu telah membuat orang lain putus asa dari rahmat-Ku di dunia, dan sekarang Aku memutus rahmat-Ku darimu."
Dalam hadis dari Ibnu Mas'ud RA, Rasulullah Muhammad SAW juga bersabda mengenai kedudukan orang jahat namun selalu mengharap rahmat Allah dengan orang sholeh tapi membuat saudaranya berputus asa.
" Orang yang jahat namun senantiasa mengharap rahmat Allah, itu lebih dekat dengan Allah dibanding orang yang senantiasa beribadah namun membuat orang lain berputus asa dari rahmat-Nya."
Sumber: Islami.co
Advertisement
SBY Bicara Pemerintahan di Endgame Town Hall: Saya Tak Pernah Berselingkuh dengan Konstitusi

Hari Ozon Sedunia, Ketahui Fakta Penting Lapisan Pelindung Bumi

Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia

Tenteng Tumbler Hits, Bisa Bantu Kurangi Sampah Plastik

Mirwan Suwarso, Orang Madiun Dibalik Melejitnya Klub Sepak Bola Eropa Como-1907


12 Tanda Anda Perlu Segera Periksa ke Dokter Kulit, Jangan Tunggu Parah

Otak Manusia Ternyata Dirancang untuk Terhubung dengan Orang Lain, Ini Penjelasannya

Mengapa Banyak Orang Suka Menonton Konten Misteri? Ternyata Bisa Membantu Mengelola Rasa Cemas

Teh Hijau vs Teh Chamomile, Mana yang Lebih Baik untuk Menjaga Tekanan Darah?

SBY Bicara Pemerintahan di Endgame Town Hall: Saya Tak Pernah Berselingkuh dengan Konstitusi

8 Alasan Tidur Makin Buruk di Usia Paruh Baya dan Kebiasaan yang Bisa Membantu
