Bukan Ucap Janji Suci, Wanita Ini Bacakan Pesan Selingkuh Suami di Hari Resepsi

Reporter : Sugiono
Senin, 19 November 2018 09:01
Bukan Ucap Janji Suci, Wanita Ini Bacakan Pesan Selingkuh Suami di Hari Resepsi
Ini kisah memilukan tentang seorang wanita muda yang dikhianati kekasih pada detik-detik menjelang pernikahan mereka.

Dream - Casey tidak sabar untuk menikahi kekasihnya Alex yang sudah jadi pasangannya selama enam tahun. Keluarga mereka sudah saling mengenal dengan baik.

Hari itu adalah hari bahagia di mana Casey dan Alex akan melangsungkan pernikahan di sebuah hotel mewah di kotanya.

" Aku yakin kami pasti akan hidup bahagia untuk selama-lamanya," kata Casey.

Dia tahu hari itu akan menjadi hari terakhir baginya untuk bisa bersama teman-temannya, dan mengakhiri masa lajangnya.

Casey pun merasa tegang. Tangannya bergetar, tapi tidak sedahsyat hatinya yang tidak sabar menantikan detik-detik paling membahagiakan dalam hidupnya.

1 dari 3 halaman

Pesan yang Mengubah Segalanya

Pada malam itu, Casey sedang berada di kamar hotel bersama teman-teman yang besok jadi pengiring pengantinnya.

Di hotel itulah Alex dan Casey akan melangsungkan pernikahan mereka. Tiba-tiba ponsel Casey bergetar dari seberang ruangan.

" Telepon mulai panas malam ini," komentar salah satu pengiring pengantinnya.

Tetapi pesan tersebut tidak berisi doa dan ucapan yang dia harapkan. Pesan tersebut mengejutkan Casey dan mengubah segalanya dalam sekejap.

Pesan tersebut berisi serangkaian screenshot dari nomor yang tidak dia kenali, disertai sebuah tulisan yang berbunyi, " Saya tidak akan menikah dengannya. Kalau kamu?"

Screenshot itu memperlihatkan percakapan mesra antara Alex dan wanita lain. Tidak itu saja, ada juga foto-foto selfie berdua antara Alex dan wanita itu.

" Wanita itu kebalikan dariku. Aku pirang dan kulit putih, sementara dia memiliki rambut hitam dan kulit sawo matang," kata Casey.

Pesan-pesan itu bertanggal beberapa bulan hingga hari sebelum malam menjelang pernikahan tersebut. Casey langsung syok dan tidak tahu apa yang harus dilakukan.

" Tidak diragukan lagi keaslian dari pesan-pesan ini. Kenapa aku baru tahu sekarang?" kata Casey.

2 dari 3 halaman

Tiba-tiba Merasa Jadi Orang Bodoh

Setiap kata yang tertulis dan foto yang terpampang dalam pesan-pesan itu seperti sebilah pisau yang menghunjam di jantungnya.

" Pernikahanku hanya beberapa jam lagi, bagaimana mungkin aku membatalkannya jika para tamu sudah hadir di sana dan semua biayanya sudah dibayar?" pikir Casey.

Tangis Casey pun meledak bercampur dengan rasa malu. Teman-temannya berusaha menenangkan Casey dan ikut marah dengan Alex.

Mereka mendesak Casey segera menelepon Alex dan membatalkan pernikahan tersebut. Tapi Casey mencintai Alex.

Dia ingin menikahi Alex besok. Casey terlalu syok dan sedih untuk marah dengan kenyataan tersebut. Casey tidak menelepon Alex.

3 dari 3 halaman

Membongkar Pengkhianatan Cinta Suami

Akhirnya, mereka pergi tidur tapi Casey tidak bisa memejamkan mata sama sekali. Dia masih memikirkan tentang pengkhianatan Alex. Esoknya, dia memberi tahu keputusannya tentang pernikahan dengan Alex.

" Aku akan melanjutkan pernikahan seperti yang direncanakan, dan membongkar pengkhianatannya di depan teman-teman dan keluarga," katanya.

Di saat pernikahannya, Casey merasa gaun pengantin impiannya sekarang hanyalah sebuah kostum yang tak berarti.

" Saat Alex melihat wajahku, dia tahu ini bukan wanita yang senang pada hari besarnya. Tapi dia tidak tahu apa yang akan terjadi," kata Casey.

Dengan menarik napas panjang, Casey membongkar pengkhianatan Alex di depan teman-teman dan orang tua kedua mempelai.

" Tidak akan ada pernikahan hari ini. Sepertinya Alex bukan orang yang aku kira selama ini," kata Casey sambil menitikkan air mata.

Casey kemudian membacakan pesan-pesan berisi bukti pengkhianatan Alex di ponsel, yang disembunyikan di balik bunga tangan yang dipegangnya.

Setiap kali dia membacakan pesan, wajah Alex memerah karena malu. Tak tahan, Alex langsung pergi diiringi oleh teman-temannya.

" Aku mencintai kalian semua, dan meskipun dalam kondisi seburuk ini aku senang kalian semua ada di sini. Tidak akan ada resepsi pernikahan hari ini. Tetapi sebaliknya, akan ada perayaan kejujuran, menemukan cinta sejati dan mengikuti kata hatimu bahkan ketika itu menyakitkan," kata Casey.

(Sumber: NZ Herald)

Beri Komentar