Kisah Hijrah Mantan Model Playboy yang Menggetarkan

Reporter : Eko Huda S
Minggu, 11 September 2016 09:02
Kisah Hijrah Mantan Model Playboy yang Menggetarkan
Mantan model Playboy menceritakan kisahnya selama berhijrah. Ada kesulitan yang sulit dilewati, apakah itu?

Dream – Istikamah setelah berhijrah memang tak mudah. Dibutuhkan kekuatan luar biasa untuk bisa tetap memegang teguh keimanan dan tak lagi terjerembab ke dalam kehidupan kelam.

Seperti yang diungkapkan oleh Felixia Yeap. Mantan model Majalah Playboy asal Malaysia yang berhijrah beberapa tahun lalu. Hingga kini, dia mencoba tetap istikamah dengan jalan yang dia pilih itu.

Tak semua bisa istikamah. Baru-baru ini, di negeri jiran itu, ada seorang pesohor yang menjadi sorotan. Gara-gara dia kembali menjadi waria setelah sebelumnya menyatakan tobat. Inilah yang menjadi keprihatinan banyak Muslim di negeri itu.

Dan itulah yang berat. Istikamah. Itu pula yang ditulis oleh Felixia Yeap melalui akun media sosialnya. Perempuan yang lebih dikenal dengan nama Raisyyah Rania Yeap ini menceritakan betapa menjaga diri saat berhijab.

Dia juga membagi pandangannya mengenai susahnya istikamah dalam mempertahankan keyakinan. Berikut ini kisahnya:

1 dari 2 halaman

Ini Kisah Hijrah dari Felixia

" Benarlah bila orang mengatakan hijrah itu sebenarnya mudah. Istiqomah itu yang susah," kata Felixia mengawali tulisannya.

Akhir-akhir ini kita dikejutkan oleh berita tentang seorang saudari dan seorang saudara kita yang mengibarkan kain putih sebagai tanda menyerah di pertengahan jalan hijrah mereka.

Mengejutkan?

Benar, namun pada saat yang sama, saya sangat memahami apa yang mereka lalui. Saya juga mengalami hal yang sama, setiap hari. Tapi, saya mencoba cuek terhadap kritik, makian dan sindiran manusia.

Bagi saya, banyak lagi hal yang penting dalam hidup ini untuk dilakukan, dari hanya mencoba memuaskan hati dan menutup mulut manusia yang tidak berkontribusi terhadap hijrah kita.

Manusia yang hanya tahu mencari kesalahan dan aib kita meskipun kita sedang berusaha menjadi lebih baik. Misalnya, menjaga keluarga kita, mencari rezeki yang halal, melakukan amal, melebihkan dan menyempurnakan ibadah, dan sebagainya.

Kita tidak perlu terlalu peduli pada hal yang keluar dari mulut manusia yang selalu berpikiran dan mengucap yang negatif saja.

Fokuskan pada yang positif.
Fokuskan pada yang membangun.
Fokuskan pada yang ikhlas.

2 dari 2 halaman

Yang Sulit yaitu

Istiqomah itu sangat susah, saya tahu. Tapi hijrah dan hidayah itu juga teramat mahal dan berharga. Tidak semua dianugerahkan. Saya akui, saya terlalu jauh dari sempurna dalam hijrah saya sendiri, dan iman saya pun seringkali naik-turun.

Kadang-kadang ingin berhijab menutup seluruh aurat, kadang-kadang hanya ingin berkerudung saja. Kadang-kadang hanya main-main saja, kadang-kadang insaf.

Tapi itulah manusia. Tetapi, cobalah sebaik mungkin menjaga pendirian untuk berhijrah. Bukan karena manusia, tetapi karena Allah SWT.

Kalau tak bisa hijrah dengan cepat-cepat, hijrah lah pelan-pelan. Lebih baik lambat tapi istiqomah, daripada cepat tapi mudah menyerah. Bagi yang suka menyindir, berburuk sangka, memfitnah dan menghasut orang-orang yang berusaha untuk berhijrah, bertaubatlah.

Mulut itu Allah SWT berikan untuk mengucap yang baik-baik saja. Biarlah setan-setan saja yang mengucapkan yang buruk-buruk saja.

Kepada aktris dan jutawan pria itu, dari mantan model Playboy ini. Berhijrah demi Allah SWT, kita pasti istiqomah. Berhijrah karena manusia, kita pasti kalah.

Beri Komentar