Ilustrasi
Dream - Pasangan suami istri dapat berjimak kapanpun, kecuali pada waktu-waktu yang memang dilarang agama.
Tapi, ada juga waktu-waktu tertentu yang justru diutamakan untuk berjimak. Ini lantaran dapat melimpahkan pahala serta kemuliaan pada suami istri yang melakukannya.
Sebagaimana dijelaskan oleh Ustaz M. Fauzil Adhim, pakar parenting Islam sekaligus pendakwah. Menurutnya, ada dua waktu istimewa untuk berjimak yang akan mendatangkan kemuliaan lebih.
Pertama, saat suami pulang dari bepergian jauh dan pada waktu yang cukup lama. Tentunya, dua insan yang sudah sah menikah ini akan saling merindu satu sama lain. Maka, curahkanlah rasa rindu diantara suami istri salah satunya dengan berjimak.
Kedua, saat suami mendadak pulang dari suatu tempat karena terangsang birahinya ketika ia berada di luar rumah.
Maka, tidak boleh ditunda lagi suami istri harus segera berjimak agar terhindar dari dosa besar salah satunya zina.
Ulasan selengkapnya baca di sini. (ism)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global