Guru Tanpa Tangan Mengabdikan Diri untuk Pendidikan

Reporter : Ayik
Kamis, 13 Agustus 2015 13:15
Guru Tanpa Tangan Mengabdikan Diri untuk Pendidikan
Pak Untung tetap mengajar menggunakan papan tulis. Alangkah terkejutnya saat ia mengangkat salah satu kakinya untuk menulis, Subhanallah.

Dream - Apa jadinya bila kehidupan ini tanpa peranan seseorang dalam dunia pendidikan. Pendidikan yang berkualitas akan membawa perubahan yang besar dalam pola hidup manusia. Tahukah anda profesionalisme guru menjadi bagian untuk menunjukan berkulalitasnya sebuah pendidikan.

Guru menjadi kiblat seorang murid untuk mencontoh dan ditiru baik tutur kata serta perliaku. Dalam bahasa Jawa, Gu diambil daripada perkataan “ gugu” yang mempunyai boleh dipercayai. Sedangkan Ru diambil dari perkataan tiru yang bermaksud boleh diteladani atau dicontohi.

Pernahkah anda membayangkan bagaimana jadinya bila anak anda di ajarkan menulis serta membaca oleh seseorang yang jelas tak memiliki sepasang tangan? Keterbatasan fisik itu terjadi pada pria yang mengabdikan dirinya untuk mengajar agama di sebuah Madrasah. Pak Untung begitulah ia akrab disapa.

Pak Untung memang tak seberuntung guru lainnya. Namun semangat serta usahanya yang gigih telah banyak mencetak anak-anak yang cerdas dan pintar.

Meskipun tak memiliki sepasang tangan, Pak Untung tetap mengajar menggunakan papan tulis. Pada awal mengajar alangkah terkejutnya murid-muridnya saat ia mengangkat salah satu kakinya untuk menulis, Subhanallah.

Setiap hari, Pak untung disibukkan dengan kegiatan mengajar di Madrasah dan mengajar mengaji di mushola dekat rumahnya.

Penghasilannya tak begitu besar. Sebagai guru di Madrasah, Pak Untung hanya menerima upah sebesar Rp 300 ribu per bulan.

" Saya ikhlas menjalani semua ini. Meski uang yang didapat tak seberapa, namun saya telah berjanji untuk mengabdikan diri untuk pendidikan" , ungkapnya.

Penasaran dengan kisah Pak Untung? Yuk selengkapnya Baca di sini

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini!

Baca Juga: Indahnya Makna Sakinah Mawadah Warohma Kedatangan Kucing Ingatkan Kita untuk Selalu Berbagi? 12 Kiat Khusyuk Saat Salat Kenapa Sebaiknya Tidak Bernyanyi di Dalam Kamar Mandi? Larangan Pernikahan Sedarah Dalam Islam

Beri Komentar