Jasad Wanita Terbakar Dalam Kubur, Nauzubillahi...

Reporter : Eko Huda S
Rabu, 1 Juni 2016 18:02
Jasad Wanita Terbakar Dalam Kubur, Nauzubillahi...
Sebagian penutup liang lahat diangkat. Betapa terkejutnya mereka, ternyata di dalam liang lahat itu mereka melihat.....

Dream - Ini kisah hikmah. Cerita tentang kuburan seorang wanita yang terbakar karena amalan sewaktu hidup. Kisah ini diriwayatkan dari Amr bin Dinar, ditulis dalam Kitab Tanbih Al-Ghafilin Imam Abu Al-Laits As-Samarqandi.

Alkisah, ada seorang lelaki di Madinah, Arab Saudi, yang saudara perempuannya sakit. Lelaki itu menjenguknya. Namun sang saudari wafat. Sebagai saudara, lelaki itu mengurus jenazah saudarinya.

Jasad itu disucikan, hingga dimakamkan. Pria itu, dan para pengantar jenazah, pulang. Tapi, saat sampai di rumah, lelaki itu ingat sebuah kantong yang dia bawa tertinggal di dalam kuburan sang saudari.

Pria itu lantas meminta salah seorang teman untuk menemani kembali ke kuburan. Mereka kemudian berniat menggali makam saudari yang baru saja dimakamkan itu.

Niat itu dilaksanakan. Gundukan tanah yang masih baru itu digali lagi. Dan kantong yang dicari akhirnya ketemu. Tapi, pria itu punya niat lain, ingin melihat kondisi jasad sang saudari.

“ Bersegeralah, hingga aku dapat melihat keadaan saudara perempuanku,” kata pria itu kepada temannya.

Lalu sebagian penutup liang lahat diangkat. Betapa terkejutnya mereka, ternyata di dalam liang lahat itu mereka melihat.....

Apa yang selanjutnya terjadi? Bagaimana kondisi jasad saudari lelaki itu? Baca selengkapnya di sini.

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi 

1 dari 3 halaman

Nauzubillah, Jasad Pelaku Operasi Kelamin Keluarkan Ulat dan..

Dream - Seorang pemandi jenazah membagi pengalaman mengejutkan selama bertugas merawat jasad seorang waria. Dia berkisah, jasad pria yang mengubah kelaminnya menjadi wanita itu sangat memprihatinkan.

Syed Soleh Syed Jalaluddin. Demikian nama pemandi jenazah yang berbagi cerita itu. Kisah ini sengaja dia bagi melalui Facebook. Bukan menjelekkan keluarga, namun untuk pelajaran.

“ Lebih pada kebenaran dan pelajaran bagi bagi kita yang masih hidup agar tidak melakukan dosa dan sesuatu yang dilarang Allah karena balasan Allah dibayar tunai ketika di dunia. Nauzubillah,” tulis pria asal Malaysia ini.

Kisah itu bermula saat dia dipanggil untuk merawat jasad pria yang melakukan operasi kelamin menjadi perempuan. Saat tiba di rumah sakit, Soleh disambut ibu dari waria yang meninggal.

“ Menurut ibu almarhum, jenazah anaknya telah berganti kelamin dari lelaki menjadi perempuan.”

Menurut aturan, jenazah Muslim yang melakukan operasi kelamin harus diurus menurut kelamin asalnya. Jika asalnya pria, maka jasad si waria harus diurus oleh lelaki. Demikian sebaliknya.

Setelah mendapat keterangan dari sang ibu, Soleh masuk ke ruang jenazah untuk melakukan tugasnya. Dia dibantu ibu dan dua abang dari jenazah itu. Hanya tiga keluarga jenazah ini saja yang ada di rumah sakit itu. Sisanya, sekitar 30 orang, adalah banci, seperti jenazah yang diurus Soleh.

“ Sebelum saya mandikan jenazah, seperti biasa saya akan bentangkan kain untuk dikafankan siap-siap supaya mudah kerja saya,” tambah dia.

Soleh kemudian mengangkat jenazah itu ke tempat pemandian. Saat itulah dia melihat keanehan terjadi pada jasad pria yang melakukan operasi kelamin menjadi wanita tersebut. Kulir Jenazah yang putih mendadak menghitam. Kemaluannya mengeluarkan ulat dan ......

Baca selengkapnya di sini

2 dari 3 halaman

Saat Meninggal, Jasad Manusia Ini Diangkat Allah ke Langit

Dream - Tak ada yang mustahil terjadi di dunia ini jika Allah SWT berkehendak. Bahkan atas kehendak-Nya, Allah pernah mengangkat jasad seorang hamba yang telah meninggal ke atas langit. Manusia ini menjadi salah satu hamba pilihan-Nya.

Ia sama sekali tidak terkenal saat menjalani kehidupan di dunia. Bahkan, manusia ini hanyalah seorang hamba sahaya yang memiliki tuan.

Namun, karena keimanan dan ketakwaannya kepada Allah, ia menjadi perbincangan penduduk langit.

Siapa dia? Dia adalah Amir bin Fuhairah, seorang hamba sahaya milik Abu Bakar yang telah dibebaskan dan termasuk dalam orang yang mula-mula masuk Islam.

Bahkan sebelum Rasulullah SAW berdakwah di Darul Arqom, Amir pun turut hijrah ke Madinah dan ikut dalam Perang Badar Kubra serta Uhud.

Amir bin Fuhairah senantiasa hormat kepada Abu Bakar dan Rasulullah. Ketika Abu Bakar RA dan Rasulullah SAW hijrah ke Madinah dan berteduh selama 3 hari di Gua Tsur untuk menghindari kaum kafir Quraisy, Amirlah yang selalu memberikan minum susu kambing kepada mereka berdua.

Selengkapnya baca di sini.    (Ism)

3 dari 3 halaman

Si Pezina dan Pemabuk: Orang-orang Saleh Akan Salatkan Jasadku

Dream - Ada sebuah kisah menarik dari Sultan Murad IV, Sultan Kekaisaran Ottoman yang hidup tahun 1623-1640.

Ia memang dikenal sering menyamar dan kemudian berbaur di tengah-tengah rakyat, untuk melihat secara langsung kehidupan negerinya.

Hingga pada suatu malam, ia dan pembantunya pergi jauh dari istana. Saat tengah berjalan, Sultan menemukan seorang pria tergeletak di tanah.

Sultan memegang lelaki itu, tapi ternyata dia sudah mati. Pada saat itu, tak ada orang yang peduli dengan kondisi mayat. Orang-orang di sekitarnya tampak sibuk dengan dirinya sendiri.

Akhirnya Sultan berseru. Karena suaranya yang keras, semua orang melirik dan memperhatikannya.

Tapi tidak ada yang mengenali bahwa itu Sultan. " Mengapa orang ini tergeletak mati di tanah dan mengapa tidak ada yang peduli? Dimana keluarganya?" tanyanya dengan suara lantang.

Orang-orang menjawab; " Dia memang begitu, dia seorang pemabuk dan pezina!"

Sultan mengatakan; " Apakah dia bukan dari umat Muhammad SAW? Sekarang, bantu aku membawanya ke rumahnya!"

Orang-orang bersama Sultan membawa jenazah lelaki itu ke rumahnya. Setelah mereka sampai di sana, orang-orang pergi kembali. Namun Sultan dan para pembantunya tetap tinggal. Ketika istri si pria itu melihat mayat suaminya, dia mulai menangis.

Dia berkata kepada si mayat; " Allah merahmatimu! Aku bersaksi bahwa kamu adalah seorang lelaki yang saleh" .

Sultan bingung. " Bagaimana Anda bisa mengatakan bahwa suami Anda ini saleh padahal orang-orang mengatakan hal-hal ini dan itu tentang dia. Begitu banyak orang yang mengatakan soal buruk tentang suami Anda sehingga tidak ada yang peduli bahkan ketika dia sudah meninggal?" tanya Sultan heran.

Si istri menjawab; “ Saya hanya mendoakannya. Suami saya setiap malam pergi ke kedai dan membeli anggur sebanya-banyaknya. Dia kemudian akan membawanya pulang dan menuangkan semua anggur-anggur itu ke tanah tanpa dia minum sedikitpun" .

Dia kemudian selalu mengatakan; 'Aku menyelamatkan umat Islam sedikit hari ini'. Dia kemudian akan pergi pada pelacur, memberinya uang dan menyuruhnya menutup pintu sampai pagi. Dia kemudian akan kembali ke rumah untuk kedua kalinya dan berkata; 'Hari ini aku menjaga seorang wanita muda dan remaja dari orang-orang yang akan memberinya hina'.

Orang-orang selama ini memang hanya melihat dia membeli anggur dan mereka terbiasa melihat dia pergi ke rumah pelacuran dan mereka mencemoohnya.

Suatu hari si sitri berkata kepada suaminya itu; " Kalau kau mati, tidak akan ada satu orang pun yang akan memandikanmu, tidak akan ada yang mensalatkanmu dan tidak akan ada yang menguburkanmu!"

Si suami tertawa dan menjawab; " Jangan takut, Sultan bersama dengan orang-orang saleh akan mensalatkan jenazahku" .

Sultan mulai menangis. " Demi Allah! Dia mengatakan kebenaran, karena aku adalah Sultan Murad. Besok kita akan memandikannya, mensalatkannya dan menguburkannya" .

Esoknya, kisah selengkapnya klik di sini. (Ism) 

Beri Komentar