Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Sinarharian.com.my)
Dream - Penyakit langka yang mengancam jiwa menyebabkan Juana Munoz, wanita di Spanyol terpaksa tinggal di dalam sangkar kaca selama 13 tahun.
Wanita asal Cadiz itu bahkan tidak bisa merangkul suami atau putranya karena penyakit misterius yang dia derita tersebut.
Sangkar kaca seluas 25 meter persegi itu telah menjadi 'rumahnya' selama lebih dari satu dekade.
Menurut surat kabar setempat, Munoz mengalami empat kondisi luar biasa, termasuk fibromyalgia, sindrom kelelahan kronis dan tanda-tanda elektro-sensivitas.
Munoz bercerita kondisinya yang misterius itu dimulai setelah ia melahirkan anak pertama. Saat itu, dia mulai mengalami gejala aneh saat membersihkan kentang yang ditanam oleh suaminya.
Mata mata dan lidahnya mulai membengkak sehingga harus dibawa ke unit perawatan intensif.
Awalnya dia menganggap hal itu adalah akibat keracunan obat antigerminasi yang digunakan pada tanaman. Tapi kondisinya berlarut-larut hingga saat ini.
Sejak tinggal di sangkar kaca, suaminya, Manuel, tidak pernah berhenti memotivasi dia. Manuel bahkan menanam sayuran agar Munoz bisa makan makanan organik segar.
Saat ini, pasangan tersebut sedang menunggu pembuatan masker wajah organik dari Dallas, Amerika Serikat.
Masker wajah organik itu memungkinkan Munoz bisa kembali menjalani hidup seperti biasanya.
(Sumber: Sinar Harian)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya