5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Dream - Momen libur sekolah yang tahun ini berdekatan dengan Idul Fitri biasanya dimanfaatkan orang tua untuk menggelar khitanan putranya. Harapannya, agar saat sekolah nanti, sang putra sudah sembuh dah bisa beraktivitas seperti biasa.
Tak cukup dengan khitan, biasanya keluarga di Indonesia senantiasa menggelar pesta untuk mensyukuri nikmat dari kesanggupannya mengkhitan sang putra. Ada yang menggelar besar-besaran dengan mengundang banyak tamu. Sebagian lagi memilih undangan kecil sebatas keluarga.
Lalu bagaimanakah Islam memandang pesta khitanan tersebut. Haruskah dirayakan dengan menggelar pesta besar?
Mengutip laman nu.or.id, tradisi perjamuan usah khitanan juga dikenal dalam bidaya masyarakat. Mereka biasanya menyebutnya sebagai walimah. Tradisi ini biasanya dilakukan saat pernikahan.
Walimah sendiri, kata Imam Syafi’i dan ulama Syafi’iyah, adalah sebutan untuk undangan kenduri yang diadakan sebagai wujud ungkapan kebahagiaan seperti perkawinan, khitanan, dan lain sebagainya.
Lalu bagaimana dengan batasan menggelar walimah khitan anak. Mengutip penjelasan Syekh Abu Bakar bin Muhammad Al-Husaini, dalam kitab Kifayatul Akhyar, Darul Basya’ir, Damaskus, Tahun 2001, Cetakan Ke-9, Halaman 445, Rasulullah SAW memberikan tuntutan bagaimana menggelar walimah baik untuk kenduri pernikahan, khitan, maupun acara lainnya.
Menurut Rasulullah SAW, batas minimal walimah bagi mereka yang mampu adalah menyembelih seekor kambing. Namun umat Islam juga boleh menggelar walimah dengan.....baca selengkapnya di sini
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?