Salat Jemaah Di Peron Stasiun (Facebook.com/Sigit Kamseno)
Dream - Seorang netizen pemilik akun Facebook Sigit Kamseno mengkritik pengelolaan stasiun KRL. Penyebabnya, hampir sebagian besar stasiun tidak menyediakan fasilitas musala yang memadai.
Kritik itu disampaikan Sigit dengan mengunggah foto para penumpang terpaksa menggelar salat berjamaah di peron stasiun.
" Mungkin foto ini perlu banyak kita share agar pihak manajemen KRL Jabodetabek BERSEGERA Menyediakan tempat ibadah yang representatif untuk penumpang yang tentu mayoritas beragama Islam. Supaya tak terus-terusan shalat di pinggir peron akibat mushalla yg terlalu sempit," tulis Sigit di akun Facebook miliknya, seperti diakses Dream pada Rabu, 12 Agustus 2015.
Sigit mengatakan foto tersebut merupakan sebuah ironi. Di negara dengan jumlah umat Islam terbesar, muslim masih kesulitan menemukan tempat salat memadai di fasilitas-fasilitas publik.
" Sudah tak terhitung betapa sulitnya kaum muslimin yang hendak shalat di stasiun yang harus mengantre tempat wudhu demikian sesaknya, antre salat demikian lamanya. Padahal space utk bangun mushalla masih tersedia," ungkap Sigit.
Selengkapnya pada tautan ini.
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?


