Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
IPhone 7. (Sumber: Merdeka.com)
Dream - Sebuah perusahaan di Tiongkok membuat aturan yang mencengangkan. Mereka akan memecat karyawannya yang ketahuan menggunakan iPhone 7.
Dilansir dari CCTV News, Rabu 20 Juli 2016, aturan ini dikeluarkan oleh pimpinan Bina Co. Ltd yang berbasis di Hangzhou. Tujuan, mereka ingin karyawan perusahaan ini mendukung ponsel buatan Tiongkok.
"Mulai dari sekarang, semua yang membeli iPhone, akan dipecat dan tidak akan dipekerjakan kembali. Biarkan Tiongkok mencintai produk buatan Tiongkok," berikut bunyi aturan yang dirilis tanggal 18 Juli 2016.
Aturan ini juga mendorong karyawannya untuk menukarkan handset iPhone lama mereka dengan produk Tiongkok. Perusahaan ini juga memberikan subsidi sebesar 1.000-2.500 yuan atau US$150-370) atau setara dengan Rp1,96 juta-Rp4,84 juta.
"Aturan ini juga mempertimbangkan risiko keamanan pada iPhone," kata seorang asisten manajer Bina, Zhang Miaolin.
Sekadar informasi, sempat berkembang isu bahwa ada risiko penyadapan dari produk iPhone.
Seorang karyawan yang tak disebutkan namanya ini mengatakan hanya iPhone 7 yang dilarang. Lagipula bagi karyawan yang ingin menukarnya dengan ponsel buatan Tiongkok, akan mendapatkan subsidi dari kantornya. "Itu hal yang baik," kata dia.
Namun, kebijakan ini menuai reaksi keras dari netizen. Para pengguna jejaring sosial Weibo, menghujat aturan ini.
"Saya memang tidak mendukung produk luar negeri, tapi patriotisme yang 'buta' ini sangat bodoh. Saya akan berhenti jika bekerja di perusahaam tersebut," kata netizen berakun @Jingmoliunianduolami.
"Yang seharusnya diboikot pertama kali adalah orang bodoh," tulis netizen berakun @Sy_bingzhang.
Menanggapi kritikan tajam ini, suatu perusahaan pengacara berbasis Zhejiang, Chen Sangtao, mengatakan perusahaan tersebut melanggar hukum ketenagakerjaan nasional jika memecat karyawan dengan cara ini.
Sementara itu, Kepala Institusi Kebijakan Publik Zhejiang Academy, Yang Jinhua, mengatakan perusahaan tersebut seharusnya bisa membuktikan ada penyadapan dari iPhone. Jika terbukti, mereka bisa mengajak karyawannya untuk memboikot produk ini.
"Jika tidak, mereka tidak bisa memaksakan aturan ini," kata Jianhua kepada Zhejiang Online.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS