Haru, Alasan di Balik Jasa Sewa Mas Kawin

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Minggu, 15 April 2018 16:02
Haru, Alasan di Balik Jasa Sewa Mas Kawin
Mulai dari uang tunai sampai emas bisa disewa pengantin.

Dream – Mahar atau mas kawin dalam tradisi di beberapa negara bukanlah perkara sepele. Sepasang kekasih bisa menunda pernikahan, bahkan sampai batal, karena besarnya mahar yang ditetapkan.

Permasalahan ini mengetuk hati pasangan suami istri asal Thailand, Tawang Supanontakorn dan Kangkai. Keduanya memutuskan membuka usaha persewaan mahar untuk membantu pasangan kekasih yang kesulitan menikah.

Dikutip dari Coconuts, pasangan ini mendirikan Romantiese. Lewat usaha itu, keduanya menyewakan emas, uang tunai, dan mobil Mercedes untuk pernikahan sejak tiga bulan yang lalu.

Tawan dan Kangkai tak hanya menyediakan sewa mahar. Mereka juga melayani jasa wedding organizer (WO) dan dekorasi pesta pernikahan.

 Tawan dan Kangkai mendirikan bisnis sewa mahar pernikahan.

Kangkai mengatakan ide bisnis ini tercetus dari pengalamannya ketika menikah dengan Tawan. Saat itu, mereka tak punya uang yang cukup untuk membeli mas kawin karena harganya mahal.

“ Kami telah menikah lima tahun yang lalu serta bermimpi untuk memiliki emas dan uang tunai untuk menghormati keluarga kami. Tapi, kami tak punya,” kata dia.

Kangkai berharap bisnis ini bisa membuat pengantin memiliki kenangan indah tentang hari pernikahan.

Tawan menambahkan mereka hanya membantu pengantin untuk menikmati hari pernikahan. “ Sederhananya, layanan kami membantu hari spesial pengantin menjadi sempurna,” kata dia.

Sekadar informasi, pelanggan bisa menyewa uang tunai sampai 10 juta baht (Rp4,41 miliar) dan emas hingga 100 gram. Romantiese juga menyediakan promo paket sewa mahar.

Untuk paket senilai 35 ribu baht (Rp15,43 juta), penyewa mendapatkan uang tunai 500 ribu baht (Rp220,48 juta) dan Mercedes untuk dipajang.

 Mahar pernikahan.

Pelanggan yang berminat bisa menandatangani perjanjian terlebih dahulu. Orangtua mempelai juga harus menandatangani perjanjian menyatakan mahar hanya untuk pajangan.

Selama pernikahan, uang ini tak boleh disentuh oleh siapa pun. Bahkan oleh mempelai pria maupun wanita.

(Beq)

Beri Komentar
Tanggapan warga Jakarta setahun kepemimpinan Anies