Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Seseorang Sedang Menata Uang Tunai Untuk Dijadikan Mas Kawin. (Foto: Shutterstock)
Dream – Mahar atau mas kawin dalam tradisi di beberapa negara bukanlah perkara sepele. Sepasang kekasih bisa menunda pernikahan, bahkan sampai batal, karena besarnya mahar yang ditetapkan.
Permasalahan ini mengetuk hati pasangan suami istri asal Thailand, Tawang Supanontakorn dan Kangkai. Keduanya memutuskan membuka usaha persewaan mahar untuk membantu pasangan kekasih yang kesulitan menikah.
Dikutip dari Coconuts, pasangan ini mendirikan Romantiese. Lewat usaha itu, keduanya menyewakan emas, uang tunai, dan mobil Mercedes untuk pernikahan sejak tiga bulan yang lalu.
Tawan dan Kangkai tak hanya menyediakan sewa mahar. Mereka juga melayani jasa wedding organizer (WO) dan dekorasi pesta pernikahan.

Kangkai mengatakan ide bisnis ini tercetus dari pengalamannya ketika menikah dengan Tawan. Saat itu, mereka tak punya uang yang cukup untuk membeli mas kawin karena harganya mahal.
“Kami telah menikah lima tahun yang lalu serta bermimpi untuk memiliki emas dan uang tunai untuk menghormati keluarga kami. Tapi, kami tak punya,” kata dia.
Kangkai berharap bisnis ini bisa membuat pengantin memiliki kenangan indah tentang hari pernikahan.
Tawan menambahkan mereka hanya membantu pengantin untuk menikmati hari pernikahan. “Sederhananya, layanan kami membantu hari spesial pengantin menjadi sempurna,” kata dia.
Sekadar informasi, pelanggan bisa menyewa uang tunai sampai 10 juta baht (Rp4,41 miliar) dan emas hingga 100 gram. Romantiese juga menyediakan promo paket sewa mahar.
Untuk paket senilai 35 ribu baht (Rp15,43 juta), penyewa mendapatkan uang tunai 500 ribu baht (Rp220,48 juta) dan Mercedes untuk dipajang.

Pelanggan yang berminat bisa menandatangani perjanjian terlebih dahulu. Orangtua mempelai juga harus menandatangani perjanjian menyatakan mahar hanya untuk pajangan.
Selama pernikahan, uang ini tak boleh disentuh oleh siapa pun. Bahkan oleh mempelai pria maupun wanita.
(Beq)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya


Jangan Remehkan Obrolan Basa-Basi, Ternyata Bisa Bantu Mengurangi Kesepian dan Menjaga Kesehatan