Perjuangan 8 Tahun Buruh Panggul Naik Haji

Reporter : Eko Huda S
Selasa, 17 Juli 2018 18:43
Perjuangan 8 Tahun Buruh Panggul Naik Haji
`Saya sendiri tidak punya uang sama sekali. Semua saya serahkan kepada Allah,` kata Matoyin.

Dream - Penghasilan Matoyin dan Muniroh ini mungkin tidaklah besar. Namun dengan ketekunan menabung, pasangan asal Lamongan, Jawa Timur, ini akhirnya bisa berangkat ke Tanah Suci untuk berhaji.

Matoyin sehari-hari hanyalah buruh angkut di pasar. Sementara, Muniroh berjualan kembang setaman. Namun mereka bisa menyisihkan sebagain rizkinya ke dalam tabungan untuk ongkos haji.

“ Saya sendiri tidak punya uang sama sekali. Semua saya serahkan kepada Allah,” kata Matoyin.

Dia sangat bersyukur, sebab dengan kebutuhan yang sangat banyak mereka masih mampu menabung. “ Alhamdulillah istri saya bisa menyisihkan uang sampai bisa daftar haji di tahun 2010,” tambah Matoyin.

Rasa syukur juga diucapkan Muniroh. Dia sangat bahagia karena keuletannya menabung bisa membawanya ke Tanah Suci untuk berhaji bersama sang suami.

“ Besok tanggal 2 –Agustus–itu saya berangkat, mohon doanya masyarakat di sini,” tutur Muniroh. (Sumber: Liputan6.com)

Lihat kisah selengkapnya dalam video di bawah ini:

[crosslink_1]

Beri Komentar
Adu Akting dengan Betari Ayu, Alvin Faiz Ceritakan Respon Sang Istri