Berpuasa Saat Perjalanan Mudik, Ini Petunjuk Rasulullah

Reporter : Ahmad Baiquni
Minggu, 2 Juni 2019 18:01
Berpuasa Saat Perjalanan Mudik, Ini Petunjuk Rasulullah
Mudik, sebagaimana perjalanan jauh pada umumnya, adalah bagian dari siksaan fisik.

Dream - Tradisi mudik tidak bisa lepas dari masyarakat Indonesia. Ada semangat untuk berkumpul bersama keluarga besar serta kerabat dan menyambung tali silaturahmi.

Meski bukan kewajiban, banyak orang merasa harus tetap mudik. Rasa rindu akan kampung halaman menjadi salah satu pemicunya.

Ketika mudik, seseorang tentu akan menempuh jarak puluhan hingga ratusan kilometer jauhnya. Tentu perjalanan mudik sangat melelahkan.

Tidak mengherankan jika perjalanan di dalam Islam digolongkan bagian dari siksaan fisik karena akan menghadapi banyak keterbatasan. Apalagi ketika Ramadan yang terdapat kewajiban puasa di siang hari.

Dikutip dari Bincang Syariah, Rasulullah Muhammad SAW memberikan petunjuk kepada mereka yang sedang dalam perjalanan jauh saat Ramadan. Petunjuk ini berkaitan dengan puasa.

 

1 dari 1 halaman

Dua Petunjuk Rasulullah

Pertama, Rasulullah membolehkan mereka yang dalam perjalanan untuk berbuka atau tidak berpuasa. Tetapi, kewajiban puasa itu diganti di hari lain sebelum tiba Ramadan berikutnya.

Dalam hadis riwayat Imam Bukhari, Rasulullah SAW bersabda,

" Bukanlah suatu kebaikan melaksanakan puasa ketika melaksanakan perjalanan."

Hadis ini menunjukkan kebolehan orang dalam perjalanan untuk meninggalkan puasa. Sebab, puasa dapat menimbulkan dampak bagi fisik seperti kepayahan.

Petunjuk selanjutnya yaitu untuk mereka yang tidak merasakan kepayahan ketika dalam perjalanan. Rasulullah mempersilakan mereka tetap berpuasa tanpa mengambil keringanan.

Dalam hadis riwayat Imam Bukhari, Aisyah RA menceritakan perbincangan antara Hamzah bin Amr Al Aslamiy dengan Rasulullah.

Hamzah bin Amr Al Aslamiy bertanya kepada Rasulullah SAW, " Apakah aku (boleh) berpuasa dalam perjalanan?" Rasulullah SAW menjawab, " Jika kamu mau, berpuasalah. Dan jika kamu mau, berbukalah."

Dua petunjuk di atas dapat dijadikan dasar bagi orang yang bepergian mudik. Jika fisik tidak kuat, dibolehkan tidak puasa dan apabila sanggup, dianjurkan berpuasa.

(ism, Sumber: bincangsyariah.com)

Beri Komentar
ANGRY BIRDS 2, Animasi Lucu dengan Pesan Tersembunyi - Wawancara Eksklusif Produser John Cohen