Suami di Sidoarjo `Nikahi` Nyi Blorong, Istri Gugat Cerai

Reporter : Sandy Mahaputra
Kamis, 17 Maret 2016 19:09
Suami di Sidoarjo `Nikahi` Nyi Blorong, Istri Gugat Cerai
"Urusan suami sama Blorong. Sak karep-karepmu (terserah kamu). Pokoke jatah tiap bulan jalan terus," kata si istri.

Dream - Seorang suami di Sidoarjo, Jawa Timur percaya memiliki istri gaib selain istri utamanya. Ia menganggap istri gaibnya itu adalah Nyi Blorong, tokoh legenda yang digambarkan sebagai sosok perempuan penguasa pantai selatan. 

Misteri kisah cinta suami dengan Nyi Blorong sudah diketahui sang istri sedari tujuh tahun lalu.

Sejak suaminya mengenal ilmu-ilmu gaib itu berubah drastis. Terkadang, ia suka bicara dan menciumi sebuah lukisan perempuan yang dianggapnya sebagai Nyi Blorong.

" Sebenarnya saya tidak masalah. Yang bikin masalah itu suami punya koleksi lukisan Nyi Blorong di kamarku. Kan malu sama anak dan saudara yang lagi main ke kamar,” kata sang istri warga Wiyung.

Anaknya yang masih SMA juga berkali-kali protes. Bahkan, dua kali sudah anaknya minggat karena kesal dengan lukisan si Blorong milik sang ayah.

Si istri merasa terganggu dengan lukisan itu. Apalagi, lukisannya sedikit porno dengan bagian dada dan bawah yang tidak tertutup selembar kain apapun.

Kesal sudah di ubun-ubun. Sang istri pun mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Agama, Klas 1 A Surabaya, pada Februari lalu.

Namun pada proses mediasi lalu, keduanya sepakat berdamai demi kepentingan keluarga.

Si istri pun sudah berjanji tidak mau mengurusi kehidupan suaminya dengan Nyi Blorong. Bagi dia, Nyi Blorong itu adalah barang gaib.

" Urusan suami sama Blorong. Sak karep-karepmu (terserah kamu). Pokoke jatah tiap bulan jalan terus," kata si istri.

Cerita selengkapnya klik di sini. 

(Ism) 

Baca Juga: Coba Tebak, Berapa Usia Pengantin Pria Ini? Anda Mungkin Salah Digerebek di Kamar Hotel Ngaku Kakak Beradik, Ternyata... Suami Selingkuh di Hotel, Ternyata Istri Menginap di...

1 dari 5 halaman

8 Bulan Temani Kekasih Koma, Saat Sadar Ternyata...

Dream - Seorang perempuan asal Tiongkok bernama Lin Yingying, 22, terluka di kepala sehingga menyebabkan dia koma.

Tidak ada yang tahu apa yang menyebabkan dia terluka di kepala sampai koma. Namun ketika bangun dari koma 8 bulan kemudian, dia mengungkapkan pelaku yang membuat kepalanya terluka.

Selama Yingying koma, media massa memuji sikap kekasihnya, Liu Fenghe, 25. Fenghe dengan setia menemani dan mengurus Yingying.

Media massa bahkan menganggap Fenghe pahlawan dan orang yang patut dicontoh ketika mengeluarkan uang dari saku pribadinya sebesar 200 ribu yuan (sekitar Rp 400 juta lebih) untuk membiayai pengobatan Yingying.

Fenghe benar-benar memperlihatkan cintanya yang besar dan tulus kepada Yingying. Namun perasaan dan sikap luar biasa Fenghe terhadap Yingying ini ternyata palsu.

Ayah Yingying mengungkapkan, Fenghe diduga telah memukuli putrinya dengan penggilas adonan hingga akhirnya koma.

Kasus pemukulan itu bermula ketika roti yang dibuat Yingying gosong sehingga menyebabkan Fenghe marah dan menyerang kekasihnya itu dengan penggilas adonan. Menurut Yingying, itu bukan kali pertama Fenghe memukulinya.

" Jadi, keputusan dia untuk selalu berada di sisi saya didorong oleh perasaan bersalah, bukan penyesalan atau cinta," kata Yingying.

(Ism, Sumber: Viral4real.com)

2 dari 5 halaman

Polisi Gagalkan Pernikahan Sesama Pria di Wonosobo

Dream - Aparat berhasil menggagalkan pernikahan sesama jenis yang diselenggarakan di Desa Teges Wetan, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Mempelai dalam pernikahan itu adalah dua lelaki.

Saat digerebek, ABS alias And (27), yang menjadi calon pengantin –yang diasumsikan sebagai perempuan– telah berpakaian pengantin putri. Kabar pernikahan ini bahkan sudah diumumkan oleh orangtuanya kepada jemaah pengajian, sejak 3 hari sebelumnya.

Keluarga And juga sudah memberitahukan akan menerima rombongan pengantin laki-laki yang bernama DS dari Pituruh, Kabupaten Purworejo. Bahkan, nasi kenduri pernikahan tersebut sudah dibagi-bagikan kepada warga sekitar.

Sementara, keluarga DS –yang menjadi mempelai pria– sudah meminta surat numpang nikah (NA) dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pituruh. Mereka juga telah mengurus berkas pernikahan di KUA Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo.

Namun, karena mengetahui calon mempelai perempuan dalam pernikahan itu berjenis kelamin laki-laki, permohonan keluarga DS langsung ditolak. Surat penolakan dari KUA Kepil juga sudah disampaikan kepada keluarga S, orangtua And.  

Meski sudah ditolak oleh KUA, keluarga Anddan DS tetap bersikeras melanjutkan rencana pernikahan itu. Tapi pernikahan ini tetap saja tercium oleh warga sekitar yang menolak dan melaporkannya ke Polsek Kepil.

Mendapat laporan, polisi dan tokoh masyarakat sekitar langsung mendatangi rumah keluarga S di Dukuh Mejing, Desa Teges Wetan, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, pada Sabtu pekan lalu.

Keluarga And diminta mengurungkan niat pernikahan sejenis itu. Karena melanggar norma agama dan juga hukum perkawinan menurut Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974.

“ Hukum jelas melarangnya,” ujar Kanit Reskrim Polsek Kepil, Aiptu Harsono, memberi pengertian kepada kedua mempelai dan keluarganya.

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Iman Tanjunganom, KH Ismail, yang juga hadir menyebut pernikahan sesama jenis itu dilarang agama. “ Pernikahan laki-laki dengan laki-laki atau perempuan dengan perempuan, hukumnya adalah haram,” tutur Ismail dan melanjutkannya dengan membaca Surat Al Hujurat Ayat 13.

Akhirnya setelah diberikan penjelasan, calon mempelai dan keluarganya menyadari kesalahan mereka dan bersedia tidak melanjutkan pernikahan tersebut. Meskipun And mengaku sangat kecewa.

“ Sedih sih mas. Namun mau bagaimana lagi. Karena memang tidak boleh menurut undang-undang dan agama, ya saya cuma bisa pasrah,” ungkap And. (Ism, Sumber: Facebook Divisi Humas Polri)  

3 dari 5 halaman

Wanita Ajak Lelaki ke Kebun Pisang, Ternyata...

Dream - Nasib malang menimpa tenaga kerja asal Indonesia di Malaysia. Lelaki yang bekerja di sebuah ladang sawit Pos Pulat, Gua Musang, putus kemaluannya setelah dipotong seorang wanita warga Thailand Minggu malam waktu setempat.

Kepala Polisi Daerah Gua Musang, Superintendan Saiful Bahri Abdullah mengatakan, kejadian terjadi jam 8.30 malam di kebun pisang di belakang surau Kampung Gua Air yang terletak sekitar delapan kilometer dari Pos Pulat.

Saiful Bahri mengatakan, sebelum kejadian, korban yang tinggal di mes pekerja perkebunan di Pos Pulat, pergi ke Kampung Gua Air dengan sepeda motor bersama seorang temannya.

" Korban tiba di desa itu untuk menunaikan salat Maghrib, sementara temannya duduk di toko terdekat sambil mengobrol melalui ponsel," kata Saiful Bahri kepada wartawan lokal.

Dia mengatakan, begitu keluar dari surau usai menjalankan salat Maghrib, korban yang berusia 36 tahun itu bertemu dengan seorang wanita yang dikenalnya. Wanita itu memaksa korban masuk ke kebun pisang bersamanya.

Tanpa banyak bicara, wanita itu langsung membuka celana korban dan memotong kemaluannya.

Korban baru menyadari kemaluannya dipotong setelah terasa sakit dan kemudian dia berteriak meminta tolong. Sementara tersangka sudah kabur dari tempat kejadian.

Imam surau yang mendengar teriakan korban, bergegas ke tempat kejadian dan menemukan kemaluan korban berlumuran darah.

" Korban kemudian dikirim ke Rumah Sakit Gua Musang sebelum dipindahkan ke Rumah Sakit Raja Perempuan Zainab II (HRPZII) di Kota Baharu untuk perawatan lebih lanjut. Polisi sedang melacak wanita berusia 19 tahun itu," katanya.

(Ism, Sumber: Mynewshub)

4 dari 5 halaman

Ketahuan Sesama Wanita, Pernikahan di Padang Dibatalkan KUA

Dream - Pernikahan sesama jenis nyaris terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Minggu 14 Februari 2016. Mempelai dalam pernikahan ini sama-sama perempuan, dan hampir melakukan akad nikah di Masjid Nurul Haq, Komplek Rindang Alam, Padang.

Media-media lokal di Padang memberitakan, calon mempelai dalam pernikahan itu adalah DMD dan MMP. DMD disebut sebagai perempuan berinisial ANS yang mengubah identitas menjadi pria.

Laman Posmetro Padang melaporkan, pasangan ini sudah memperoleh surat nikah dari Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Tumur. Selain itu, mereka juga telah mendapat izin nikah dari Kantor Urusan Agama (KUA) Padang Timur, wilayah asal DMD.

Tak hanya itu, kedua perempuan ini telah melakukan screening di kantor KUA Pauh pada Selasa 9 Februari 2016. Jadwal di KUA Pauh menyebut pernikahan ini akan berlangsung di Rindang Alam, Kecamatan Pauh, pada 14 Februari. Semula, semua berjalan bak persiapan pernikahan pada umumnya.

Namun, warga menjadi heboh saat warga Jati Koto Panjang melihat surat undangan pernikahan. Selama ini warga mengenal DMD terlahir sebagai perempuan dengan nama ANS. Bukan seorang pria. Kehebohan semakin menjadi saat warga tahu pasangannya ternyata juga perempuan.

“ Jelas dia perempuan secara biologis. Sama seperti wanita biasa yang normal. Namun, semenjak SMA, ANS mulai berubah dan tertutup terhadap lingkungan,” tutur tetangga DMD, Indrawati (43), sebagaimana dilansir Posmetro.

DMD sudah berpacaran selama delapan tahun dengan perempuan yang akan dinikahinya. “ Saya kira hal ini sangat aneh, karena dia adalah seorang wanita menjalin hubungan cinta dengan sesama wanita. Dan, kenapa sudah delapan tahun berhubungan tidak tahu bahwa pasangan itu sesama wanita,” ujar Indrawati.

Menurut dia, DMD merantau ke Jakarta selepas lulus SMA. Warga tidak tahu lagi bagaimana kehidupan yang dijalani ANS. “ Ketika ingin menikah, mereka ingin mendapatkan izin dari Padang,” lanjut Indrawati.

Menurut Indrawati, ibu dari Annisa mengatakan jika putrinya telah melewati peristiwa mistik. Sejak mengalami mistik itu, tiba-tiba saja anaknya berubah dari perempuan menjadi lelaki. “ Namun, secara perawakan anak tersebut masih terlihat sebagai wanita.”

Sementara, Lurah Jati, Yuharman, mengatakan, secara administrasi DMD tercatat sebagai lelaki. “ Di dalam Kartu Keluarga (KK) dan KTP, DMD tercatat sebagai pria. Dan ingin menikahi seorang gadis. Tanda tangan RT, RT orang tua dan mamak lengkap. Sehingga, kami dari kelurahan me-acc surat ini ke KUA Padang Timur,” jelas Yuharman.

Namun, setelah beredar informasi bahwa DMD merupakan seorang wanita, maka pihak kelurahan melakukan investigasi. “ Kami tak ingin kecolongan. Petugas kelurahan telah melakukan investigasi,” tambah Yuharman.

Hasilnya, rapor dan STTB tercatat DMD dari SMP Adabiah. Ada kesamaan data antara DMD dan ANS, baik tanggal lahir, nama orangtua, dan tanggal lahir orangtua. “ Hanya nama saja yang berbeda.”

“ Karena itu, kami langsung membuat surat penangguhan kepada KUA Padang Timur agar pernikahan ini ditunda. Karena jelas menyalahi aturan, ada pemalsuan data sepertinya,” ungkap Yuharman.

Kepala KUA Pauh, Rusjdisjah, mengonfirmasi bahwa pasangan tersebut sudah melakukanscreenning, Selasa lalu. “ Sejauh ini persyaratan yang mereka ajukan lengkap secara administrasi. Buktinya dari kelurahan, kecamatan dan KUA Padang Timur menindaklanjuti permohonan mereka. Kita masih menunggu kelanjutan dari pihak terkait jika memang akan ada pembatalan,” ucapnya.

5 dari 5 halaman

Digerebek Ngaku Sekamar Sama Ibunya, Ternyata si Wanita...

Dream - Seorang pria tertangkap sedang berdua dengan kekasihnya di sebuah hotel murah di Jalan Pintu 10.

Saat petugas menggerebek kamarnya, pria itu membuat pengakuan konyol bahwa wanita yang bersamanya itu adalah 'ibu saudaranya'.

Departemen Agama Islam Kedah (JAIK) melakukan operasi maksiat masyarakat ketika menyisir hotel dan penginapan di wilayah Alor Setar.

Dalam operasi itu, petugas menangkap seorang pria 27 tahun dan wanita 40 tahun yang diduga berbuat zina di sebuah kamar hotel. Saat digerebek, si wanita bersembunyi di kamar mandi karena takut ditangkap.

Awalnya sang pria memberi alasan tak berbuat apa-apa dan menyewa kamar hotel hanya untuk berbincang-bincang dengan pasangannya.

Namun, kebohongan pemuda terbongkar ketika wanita itu mengklaim bahwa dia adalah kenalannya ketika diinterogasi petugas JAIK.

Asisten Direktur Hukum dan Penegakan JAIK Sheikh Mahmud Mohd Rashidi mengatakan, berdasarkan laporan masyarakat, mereka melakukan pemeriksaan di kamar hotel dan mengetuk kamar yang diduga disewa pasangan mesum.

Menurut dia, seorang pria berpakaian lengkap membuka pintu dan terkejut melihat anggota JAIK sebelum mengizinkan masuk untuk melakukan pemeriksaan.

" Pada waktu itu ada seorang wanita diduga bersembunyi di dalam kamar mandi dalam kondisi ketakutan. Dan penyelidikan awal menemukan mereka tidak memiliki hubungan saudara atau suami dan istri, dan pria itu mencoba untuk membingungkan petugas dengan berkata wanita itu ibu saudaranya, tapi gagal," katanya kemarin.

Mohd Rashidi mengatakan, dia percaya seorang wanita itu ibu tunggal dari tiga anak, sementara yang pria masih lajang dan diduga sudah memiliki pacar.

(Ism, Sumber: Harian Metro)

Beri Komentar