Surat An Naziat Ayat 1-10 Arab, Terjemahan, Keutamaan, dan Asbabun Nuzul

Reporter : Arini Saadah
Rabu, 13 Januari 2021 08:10
Surat An Naziat Ayat 1-10 Arab, Terjemahan, Keutamaan, dan Asbabun Nuzul
Asbabun nuzul surat An Naziat dilatarbelakangi oleh orang-orang kafir yang mendengar adanya hari kebangkitan sesudah mati, namun mereka heran dan justru mengejek.

Dream – Surat An Naziat merupakan surat ke-79 dalam Al Quran. Surat ini termasuk ke dalam golongan surat Makkiyah karena turun di kota Mekkah. Surat yang terdiri dari 46 ayat ini dinamakan An Naziat karena diambil dari kata An Naazi’aat yang terdapat pada ayat pertama.

An Naziat sendiri artinya adalah melaikat-malaikat yang mencabut. Selain itu, surat An Naziat juga disebut dengan nama as Saahirah yang diambil dari ayat 14. Tak hanya itu, surat An Naziat juga dinamakan surat Ath Thaammah yang diambil dari ayat 34.

Asbabun nuzul surat An Naziat dilatarbelakangi oleh orang-orang kafir yang mendengar adanya hari kebangkitan sesudah mati, mereka heran dan mengejek sebab menurut keyakinan mereka tidak ada hari kebangkitan.

Supaya lebih jelas, berikut penjelasan surat An Naziat arab, terjemahan, keutamaan lengkap dengan asbabun nuzulnya, seperti dilansir dari berbagai sumber.

1 dari 3 halaman

Surat An Naziat Ayat 1-10

Dikutip dari quran.kemenag.go.id, berikut surat an Naziat ayat 1-10:

Ilustrasi© dream.co.id

Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras.

 

Ilustrasi© dream.co.id

Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah lembut,

 

Ilustrasi© dream.co.id

Demi (malaikat) yang turun dari langit dengan cepat,

 

Ilustrasi© dream.co.id

dan (malaikat) yang mendahului dengan kencang,

 

Ilustrasi© dream.co.id

dan (malaikat) yang mengatur urusan (dunia),

 

Ilustrasi© dream.co.id

(sungguh, kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama mengguncangkan alam,

 

Ilustrasi© dream.co.id

(tiupan pertama) itu diiringi oleh tiupan kedua.

 

Ilustrasi© dream.co.id

Hati manusia pada waktu itu merasa sangat takut,

 

Ilustrasi© dream.co.id

pandangannya tunduk,

 

Ilustrasi© dream.co.id

(Orang-orang kafir) berkata, “ apakah kita benar-benar akan dikembalikan kepada kehidupan yang semula?”

2 dari 3 halaman

Keutamaan Membaca Surat An Naziat

Sebagian pendapat dari para mufassir, dalam ayat-ayat surat An Naziat, (kecuali ayat 5, Allah bersumpah dengan bintant-bintang. Tentu hal ini semakin menegaskan bahwa Allah menekankan bahwa hari kebangkitan itu pasti.

Sebagaimana surah-surah lain di dalam Al Quran, surat an Naziat juga memiliki keutamaan tersendiri. Berdasarkan riwayat yang disebutkan oleh Muhammad bin Abdul Wahid Al Ghafiqi dalam kitab Lamahatul Anwar wa Nafahatul Azhar, setidaknya ada dua keutamaan dan keistimewaan surat An Naziat.

Keutamaan surat an Naziat yang pertama adalah jika seseorang membaca surat An Naziat maka kelak hisabnya di alam kubur dan hari kiamat mudah dan dilalui hanya dalam waktu sebentar. Dari Ubay bin Ka’ab, dia berkata, Nabi Saw berkata kepadaku, “ barangsiapa membaca surah wan-naziati’, maka hisabnya di alam kubur dan di hari kiamat hingga masuk ke dalam surga hanya seukuran melaksanakan sholat wajib.

Keutamaan surat An Naziat yang kedua adalah jika seseorang membaca surat An Naziat maka dia akan masuk surga dalam keadaan bahagia dan tertawa. Ini berdasarkan hadis berikut yang artinya, “ barangsiapa membaca surah ‘wan naaziat’, maka dia akan masuk surga dalam keadaan wajahnya tertawa.”

3 dari 3 halaman

Asbabun Nuzul Surat An Naziat

Asbabun nuzul surat An Naziat dilatarbelakangi ketika orang-orang kafir usai mendengar adanya hari kebangkitan sesudah mati mereka merasa heran dan mengejek. Karena menurut keyakinan mereka tidak ada hari kebangkitan. Itulah sebanya mereka bertanya demikian itu.

Diriwayatkan oleh Said bin Manshur yang bersumber dari Muhammad bin Ka’ab bahwa ketika turun firman ‘Alaa innaa laa marduuduuna fil hafiroh (apakah sesungguhnya kami benar-benar dikembalikan kepada kehidupan kepada kehidupan yang semula? An Naziat ayat 10) sebagai keterangan kepada Rasulullah, dan terdengar oleh kaum kafir quraisy, mereka berkata, “ kalau kita dihidupkan kembali sesudah mati, tentu kita akan rugi.” Maka turunlah ayat berikutnya (an naziat ayat 12) sebagai keterangan dari Allah kepada Rasul-Nya tentang ucapan kaum kafir Quraisy itu.

 

(Dilansir dari berbagai sumber)

Beri Komentar