Amalan di Bulan Syaban yang Banyak Dijalani Rasulullah

Reporter : Ahmad Baiquni
Minggu, 7 April 2019 06:00
Amalan di Bulan Syaban yang Banyak Dijalani Rasulullah
Syaban merupakan saat yang tepat untuk memperbanyak catatan amal.

Dream - Bulan syaban telah hadir menyapa umat Islam di penjuru dunia. Syaban sendiri merupakan bulan yang diapit dua bulan utama yaitu Rajab di awal dan Ramadan di akhir.

Tidaklah mengherankan jika saat Syaban, Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak catatan amal sholeh demi meraih rahmat tersebut.

Sayangnya, masih ada umat Islam kadang mengabaikan Syaban. Ini karena mereka sudah disibukkan dengan amalan meraih kebaikan Rajab kemudian berkonsentrasi menyambut Ramadan.

Jika direnungkan, bulan Syaban bisa menjadi momen yang tepat bagi untuk menambah bekal spiritual. Umat Islam dapat memanfaatkan bulan ini untuk mempersiapkan diri menyambut Bulan Suci Ramadan.

Dikutip dari NU Online, bulan Syaban memiliki banyak hal yang bisa dimanfaatkan untuk memperkuat keimanan. Apalagi, suasana Ramadan sudah terasa sejak awal Syaban.

 

1 dari 1 halaman

Sya'ban yang Kerap Diabaikan

Dalam hadis riwayat Abu Dawud dan Nasa'i, Rasulullah Muhammad SAW bersabda,

" Bulan Sya'ban adalah bulan yang biasa dilupakan orang, karena letaknya antara bulan Rajab dengan bulan Ramadan. Bulan Sya’ban adalah bulan diangkatnya amal-amal. Karenanya, aku menginginkan pada saat diangkatnya amalku, aku dalam keadaan sedang berpuasa."

Puasa di bulan Syaban merupakan kebiasaan Rasulullah. Meski tidak sebulan penuh, Rasulullah melewati sejumlah hari pada Syaban dengan berpuasa.

Hal ini dapat dilihat dalam hadis riwayat Imam Bukhori dan Muslim dari Sayyidah Aisyah RA. Dalam riwayat tersebut, Aisyah mengatakan tidak pernah menjumpai Rasulullah tidak pernah berpuasa (sunah) lebih banyak selain di bulan Syaban.

Mengingat begitu mulianya bulan Syaban, para ulama menganjurkan umat Islam memperbanyak zikir di bulan ini. Juga memohon ampunan kepada Allah.

Sebab, pada bulan ini Allah menurunkan syafa'at, maghfiroh, serta menjanjikan pembebasan dari api neraka bagi siapa saja yang bertobat.

Sumber: NU Online.

Beri Komentar