Kisah Viona, Yatim Piatu Jadi Dokter Spesialis Bedah Sekaligus Perwira Polri

Reporter : Reni Novita Sari
Selasa, 16 November 2021 15:36
Kisah Viona, Yatim Piatu Jadi Dokter Spesialis Bedah Sekaligus Perwira Polri
Kisah Viona begitu mengharukan!

Dream - Ketika orangtua meninggal, sebagian besar anak mungkin kehilangan harapan dan patah semangat. Dunia seolah berhenti ebrputar.

Namun hal itu tidak berlaku bagi Dokter Regine Viona. Dia tidak menyerah meski harus melalui jalan berliku, tanpa orangtuanya.

Melalui kanal YouTube Joker Group Indonesia, wanita itu menceritakan kisahnya menjadi orang yang sukses.

Viona merupakan seorang dokter spesialis bedah yang kini tengah mengikuti pendidikan di Setukpa untuk menjadi seorang perwira Polri.

Penasaran bagaimana kisahnya? Simak ulasannya berikut ini!

1 dari 4 halaman

Yatim Piatu dan Anak Tunggal

ilustrasi© Foto : youtube joker group Indonesia

Viona merupakan anak tunggal. Orangtuanya meninggal ketika dia belum menjadi siapa-siapa. Kondisi itu tentu tak mudah bagi siapapun, termasuk Viona.

" Latar belakang keluarga saya, saya yatim piatu dan saya anak tunggal," ujar Viona.

2 dari 4 halaman

Kuliah Kedokteran dengan Beasiswa

ilustrasi© Foto : youtube joker group Indonesia

Hidup tanpa kedua orangtua memang tak mudah bagi Viona. Namun dia berhasil menyelesaikan pendidikan kedokteran umum di Universitas Atma Jaya Jakarta.

Hebatnya, Viona masuk jurusan kedokteran umum dengan jalur beasiswa. Dia menyelesaikan pendidikannya pada tahun 2006.

" Saya menyelesaikan pendidikan kedokteran umum saya di Universitas Atma Jaya Jakarta dengan beasiswa penuh hingga pada akhir masa pendidikan," lanjut Viona.

3 dari 4 halaman

Menabung untuk Raih Gelar Spesialis

ilustrasi© Foto : youtube joker group Indonesia

Viona pun akhirnya bekerja sebagai dokter umum di Sulawesi Tenggara. Kala itu ia merupakan Pekerja Tidak Tetap (PTT) selama 4 tahun lamanya. Selama itu dia benar-benar menabung karena ingin meraih gelar spesialis bedah.

Hingga akhirnya, Viona berhasil mendapatkan gelar spesialis bedah setelah menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur. 

" Saya menabung untuk bisa melanjutkan pendidikan spesialis dan bidang spesialis yang saya minati saat itu adalah spesialis bedah," papar dia.

4 dari 4 halaman

Ingin Menjadi Dokter Perwira Polri

ilustrasi© Foto : youtube joker group Indonesia

Setelah itu, Viona bekerja menjadi salah seorang dokter spesialis bedah di Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar, Bali. Melihat minimnya dokter organik Polri, membuatnya termotivasi untuk menjadi dokter perwira Polri.

Ia diberikan kepercayaan penuh sehingga akhirnya menempuh pendidikan di Setukpa. Ia juga mengungkap keinginannya setelah dilantik sebagai dokter perwira Polri.

" Yang pertama saya akan membantu program pemerintah untuk menurunkan angka Covid di Indonesia. Ke dua, di manapun saya ditempatkan, saya ingin meningkatkan tipe rumah sakit Bhayangkara dengan tujuan agar dapat melayani anggota Polri lebih banyak lagi pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya," tutur Viona.

 

 

Beri Komentar