Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Shutterstock
Dream - Sebagian orang menganggap penampilan adalah segalanya. Namun, tidak selamanya penampilan menjadi penilaian utama dalam memilih pasangan.
Anthony Leodones salah satunya. Pria asal Filipina ini membuktikan pada netizen yang mencela fisik pasangannya, jika penampilan tidak selamanya mempengaruhi perasaan.
Hal ini ditulis dalam unggahan di lama Facebook pribadinya yang disertai foto sang kekasih,

“ Perasaan yang tulus tidak memandang ukuran maupun berat badan. Aku menyayanginya bukan karena penampilannya,” tutur Anthony dalam unggahannya di laman Facebook pribadinya.
Memang, banyak yang menghina Anthony ini. Bahkan ada yang heran kenapa dia masih mencintai pasangannya meski memiliki tubuh gemuk.

Namun menurutnya cinta tidak melihat dari penampilan. Sejak itu netizen mulai mengagumi ketulusan perasaannya pada kekasihnya itu.
“ Cintai pasanganmu apa adanya, terimalah siapa dia sekarang dan bagaimana pun kondisinya nanti," dilansir dari viral4real.
Unggahan viral di dunia maya. Postingan yang membuat netizen terkesan dan tersentuh telah dibagikan sebanyak 51,700 kali dan dikomentari lebih dari 30 ribu orang serta respon 55,200 akun.
© Dream
Dream - Misteri parit dan saluran air di Teluk Gong, Port Klang, Selangor, Malaysia yang tiba-tiba berubah merah seperti kolam darah mengejutkan penduduk setempat.
Salah satu warga, Faizal Adnan, 43 tahun, mengatakan khawatir dengan kemunculan fenomena menyeramkan tersebut.
Faizal takut fenomena aneh ini bisa menghambat pekerjaan penduduk setempat yang rata-rata bekerja sebagai nelayan.
" Warga sini kebanyakan nelayan, dan hanya itu sumber penghasilan kami. Tentu saja kami sangat khawatir tentang kualitas produk yang kami jual.
" Karena kejadian ini, kami jadi takut turun ke laut," jelas Faizal dengan nada sedih.
© Dream
Warga lainnya, Husni Abu Bakar, 41 tahun, mengatakan air yang terkontaminasi bisa mempengaruhi kehidupan laut dan bisa membahayakan penduduk setempat.
" Kami tidak tahu apa yang ada di dalam air. Apakah itu tercemar atau tidak. Ada orang-orang di sini yang menangkap ikan betok dan ikan gabus di saluran air itu.
" Ini akan semakin membahayakan penduduk di sini. Kami berharap masalah ini segera diselesaikan," katanya.
Namun, air di saluran air dan parit itu kini sudah terlihat normal. Meski sisa-sisa warna merah masih terlihat di beberapa saluran air di daerah itu sejak kemarin sore.
© Dream
Wakil Kepala Daerah Klang Datuk Sheikh Rajesh Sheikh Ahmad juga pergi ke tempat kejadian untuk mencari tahu lebih banyak tentang masalah di Teluk Gong.
Departemen Lingkungan Selangor (DOE) bekerja untuk mengidentifikasi penyebab fenomena misterius ini. Penyelidikan lebih lanjut sedang berlangsung.
Menurut salah satu warga warna merah darah di saluran air dan parit itu kemungkinan dari limbah pabrik yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
Warga tersebut khawatir karena saluran air dan parit itu mengarah ke laut dan air merah darah itu mencemarinya.
(Sumber: mynewshub.cc)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya