Waktu Sholat Idul Fitri Dan Tata Cara Pelaksanannya

Reporter : Ulyaeni Maulida
Selasa, 4 Mei 2021 11:06
Waktu Sholat Idul Fitri Dan Tata Cara Pelaksanannya
Waktu sholat Idul Fitri adalah setelah tingginya matahari seukuran satu tombak sampai tergelincir.

Dream – Menjelang berakhirnya ibadah puasa Ramadan, amalan pertama yang dianjurkan adalah melaksanakan sholat Idul Fitri.

Pelaksanaan sholat Idul Fitri sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sholat lainnya. Yang membedakan hanyalah pada niat dan bacaan takbirnya.

Sementara terkait waktunya, sholat Idul Fitri dilaksanakan saat matahari kira-kira setinggi satu tombak hingga zawal. Zawal yaitu ketika matahari bergerak ke barat.

1 dari 5 halaman

Waktu Sholat Idul Fitri

Ilustrasi© Shutterstock

Shiddiq Hasan Khan menyatakan: “ Waktu sholat Idul Fitri adalah setelah tingginya matahari seukuran satu tombak sampai tergelincir. Adapun akhir waktunya adalah saat tergelincir matahari.

Syaikh Abu Bakar Al-Jazairi berkata: “ Waktu sholat Idul Fitri adalah dimulai dari naiknya matahari setinggi satu tombak sampai tergelincir. Yang paling utama, sholat Idul Adha dilakukan di awal waktu agar manusia dapat menyembelih hewan-hewan kurban mereka, sedangkan sholat Idul Fitri diakhirkan agar manusia dapat mengeluarkan zakat Fitri mereka” (Minhajul Muslim 278)

2 dari 5 halaman

Tata Cara Sholat Idul Fitri di Rumah

Ilustrasi© Shutterstock

Membaca Niat

Untuk imam, baca niat Sholat Idul Fitri berikut:

Usholi sunnatan 'idilfitri rak'ataini imaman lillahi taala

Artinya:

" Aku berniat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai imam karena Allah Taala"

Untuk makmum, baca niat Sholat Idul Fitri berikut:

Usholli sunnatan 'idilfitri rak'ataini makmuman lillahi taala

Artinya:

" Aku berniat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Taala"

Untuk mereka yang ada di rumah sendirian, maka baca niat Sholat Idul Fitri berikut:

Usholli sunnatan 'idilfitri rak'ataini adaan lillahi taala

Artinya:

" Aku berniat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat tunai karena Allah Taala"

 

3 dari 5 halaman

Membaca Takbiratul Ihram

Membaca Doa Iftitah

Takbir Sebanyak 7 Kali (Rakaat Pertama)

Setelah membaca doa iftitah, mengucapkan takbir sebanyak 7 kali, diikuti dengan tasbih setiap kali selesai takbir.

Bacaan tasbih setiap selesai 7 takbir di Sholat Id adalah seperti berikut:

Subhanallah walhamdulillah wala ilaaha illallahu wallahu akbar wala haulawala quwwata illa billahil 'aliyyil 'adzim

Artinya:

" Maha Suci Allah, segala pujian bagi Allah, tiada Tuhan melainkan Allah, Allah Maha Besar, dan tiada daya dan upaya serta kekuatan (bagi kita) melainkan dengan kekuasaan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung."

Setelah itu baca Al-Fatihah, diikuti surat pendek Alquran seperti biasa. Ingat, gerakan dan bacaan selanjutnya hingga rakaat pertama selesai sama dengan sholat lainnya.

 

4 dari 5 halaman

Rakaat Kedua

Seperti rakaat pertama, dimulai dengan Takbiratul Ihram, setelah itu takbir lagi. Namun kali ini takbir hanya 5 kali.

Setiap kali selesai takbir, membaca tasbih seperti pada rakaat pertama.

Khutbah Sholat Idul Fitri

Berikut panduan tata cara Khutbah Sholat Id yang bisa dilakukan di rumah:

Khutbah Sholat Idul Fitri Pertama:

  1. Disunnatkan untuk memulai khutbah pertama dengan takbir sebanyak 9 kali.
  2. Memuji Allah SWT dengan membaca Alhamdulillah
  3. Membaca sholawat nabi " Allahumma solli 'ala Saidina Muhammad wa 'ala ali Saidina Muhammad"
  4. Berpesan untuk keluarga sendiri agar terus bertakwa dan lebih meningkatkan ibadah kepada Allah SWT
  5. Akhiri khutbah pertama Sholat Id di rumah dengan membaca ayat suci Alquran. Surat 3 Qul sudah cukup (Al Ikhlas, Al Falaq, An Naas)

 

5 dari 5 halaman

Khutbah Sholat Idul Fitri Kedua

Saat akan memulai khutbah Sholat Id kedua, disunnatkan untuk memulai khutbah kedua dengan takbir sebanyak 7 kali.

  1. Tata cara khutbah Sholat Id kedua sama seperti khutbah pertama, cuma ada penambahan bacaan doa di akhir khutbah.
  2. Untuk bacaan doa di akhir khutbah sifatnya bebas. Untuk keselamatan keluarga maupun seluruh umat Islam di seluruh dunia.
  3. Karena saat ini umat Islam sedang menghadapi wabah virus corona, bisa juga diselipkan doa agar Allah SWT mengangkat pandemi ini agar kita bisa beribadah ke masjid atau surau seperti biasanya.

 (Dilansir dari berbagai sumber)

Beri Komentar