Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Pixabay)
Dream – Kejadian tragis menimpa Jacqueline Parson. Ia ditemukan tewas membeku di sebuah kuburan, setelah terjatuh dari sepeda dan mencoba bertahan ditengah dinginnya malam selama 17 jam.
Wanita tersebut ditemukan olrh pria 63 tahun, yang segera menghubungi polisi untuk meminta pertolongan sebelum gerbang permakaman ditutup.
Setelah menerima laporan, polisi segera tiba. Namun, polisi tak menemukan wanita itu. Hingga akhirnya saat pagi menjelang, tubuh Jacqueline ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.
Wanita 56 tahun itu diduga mengalami hiportemia parah karena suhu tubuhnya berada di bawah 35 derajat Celcius.
Ahli patologi mengatakan, jika saja tubuh Jacqueline ditemukan tepat waktu, nyawanya bisa saja diselamatkan.

Tunangan Jacqueline, Malcolm Cuthbert membenarkan bahwa wanita yang dicintainya itu selalu bersepeda setiap Sabtu pagi. Namun, saat kejadian, ia tak juga kembali ke rumah hingga sore hari.
“ Saya keluar mencarinya menggunakan mobil di sepanjang Spring Bank West, namun saya tak juga melihat keberadaannya. Saat itu hujan deras. Saya sangat khawatir,” ungkap Cuthbert.
Hingga pada Minggu pagi Cuthbert melihat sebuah berita yang menyatakan seorang wanita berusia 50-an ditemukan meninggal di area pemakaman. Ia pun segera menelepon polisi karena merasa wanita tersebut adalah tunangannya.

Setelah kejadian tersebut, Cuthbert menjadi saksi di pengadilan. Ia percaya jika polisi harus bertanggung jawab atas kematian Jacqueline.
Pria yang sedari awal menemukan tubuh Jacqueline pun dimintai keterangan. Ia menceritakan bagaimana dirinya melihat tubuh Jacqueline sudah terbaring lemas dibawah pepohonan.
Ia mencoba membantu mengangkat tubuh Jacqueline yang terluka. Namun, ia tak dapat melakukannya seorang diri.
Ia pun kembali kerumah untuk menghubungi polisi. Namun, sayangnya polisi justru tidak menemukan keberadaan tubuh Jacqueline.
(Sumber: mirror.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya