Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
(Foto: Shutterstock)
Reporter : Syahid Latif
MedcoEnergi dan Pertamina akan memiliki 10 persen hak partisipasi di blok sumur gas yang dikelola perusahaan gas asal Italia, Eni S.p.A
DREAM.CO.ID - Perusahaan energi PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) menandatangani kesepakatan dengan Eni S.p.A untuk mengakuisisi hal partisipasi nonoperator sebesar 10% di empat Kontrak Bagi Hasil (product sharing contractr/psc) di Cekungan Kutai, Kalimantan Timur.
Aksi korporasi tersebut disampaikan Medco dalam keterangan resminya pada Senin, 12 Oktober 2026.
"Transaksi ini melengkapi portofolio kami di Indonesia, memperluas kehadiran kami dalam rantai pasokan LNG yang telah terbangun dengan dukungan infrastruktur dan operasi berkelas dunia," ujar Ronald Gunawan, CEO MedcoEnergi.
Berlokasi di cekungan gas yang produktif, keempat PSC tersebut, yaitu PSC Muara Bakau, Ganal, West Ganal dan East Ganal, mencakup aset produksi, pengembangan dan eksplorasi, termasuk penemuan gas berskala besar yaitu Geliga yang baru-baru ini diumumkan.
Keempat PSC tersebut saat ini dioperasikan oleh Searah, perusahaan patungan yang baru dibentuk antara Eni dan PETRONAS.
Menurut Ronald, langkah korporasi ini memperkuat basis produksi jangka panjang perusahaan dengan aset yang telah berproduksi dan proyek pengembangan gas berskala besar, sekaligus membuka potensi eksplorasi di Cekungan Kutai yang sangat prospektif, berkat keberhasilan eksplorasi terkini maupun berbagai prospek yang menjanjikan di masa depan.
Meski telah menandatangani kesepakaran PSC dengan Eni S.p.A, Ronald menegaskan transaksi ini baru akan efektif setelah terpenuhinya persyaratan-persyaratan yang berlaku, termasuk persetujuan Pemerintah Indonesia.
Eni Jalin Kerja Sama dengan Pertamina
Selain dengan MedoEnergi, mengutip keterangan resmi Eni S.p.A, perusahaan juga menandatangani perjanjian serupa dengan PT Pertamina melalui Searah yang merupakan perusahaan patungan ENi dan Petronas.
Eni dikabarkan akan menjual 10% kepemilikan sahamnya di PSC East Sepinggan, North Ganal, dan Rapak kepada Pertamina. Aset-aset ini termasuk ladang gas Merakes dan East Merakes yang sedang berproduksi, serta penemuan gas Geng North-Gehem, yang saat ini sedang dikembangkan melalui proyek gas North Hub, yang ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional.
Sumur Gas Raksasa di Kaltim
Seperti diketahui, Eni S.p.A. yang merupakan perusahaan energi asal Italia mengumumkan penemuan cadangan gas besar melalui sumur eksplorasi Geliga-1 di Blok Ganal, Cekungan Kutai, sekitar 70 kilometer dari lepas pantai Kalimantan Timur (Kaltim) pada April 2026 lalu.
Potensi sumber daya di lapangan gas tersebut ditaksir mencapai sekitar 5 triliun kaki kubik (Tcf) gas dan 300 juta barel kondensat. Lokasi sumur ini berada di Blok Ganal yang merupakan lanjutan dari pengembangan proyek pengeboran lepas pantai Indonesia Deepwater (IDD).
Dikutip dari situs perusahaan, sumur Geliga-1 dibor hingga kedalaman sekitar 5.100 meter pada kedalaman laut 2.000 meter. Hasil pengeboran menunjukkan adanya lapisan gas tebal dengan kualitas reservoir yang sangat baik. Saat ini, perusahaan tengah menyiapkan uji alir (drill stem test/DST) untuk memastikan tingkat produktivitas sumur tersebut.