Senin, 12 Oktober 2026 Cari

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Reporter : Syahid Latif
Senin, 12 Oktober 2026 09:44
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
IHSG pagi ini dibuka menguat 15,56 poin atau 0,26% ke level 6.109,32

DREAM.CO.ID - Bursa saham Indonesia memulai perdagangan awal pekan ini dengan bergerak positif di sesi pembukaan Senin, 12 Oktober 2026. Sentimen positif dari menguatnya indeks saham Wall Street akhir pekan lalu dimanfaatkan investor untuk kembali turun ke lantai bursa.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka menguat 15,56 poin atau 0,26% ke level 6.109,32. Pada penutupan akhir pekan lalu (Jumat. 9/10/2026), IHSG berhasil parkir di zona hijau dengan menguat 62,47 poin atau 1,04% ke level 6.093,76.

Menguatnya IHSG terjadi di tengah laju bursa saham Asia yang bergerak variatif. Indeks HSI Hong Kong pagi ini tercatat menguat 0,56% dan STI Singapura naik 0,56%. Sebaliknya, indeks Kospi Korea Selatan dan SSEC Shanghai bergerak melemah masing-masing sebesar 2,41% dan 0,33%.

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Meski sempat mengalami tekanan usai 5 menit perdagangan dibuka, IHSG masih memiliki tenaga cukup besar untuk kembali ke teritori hijau.

Hingga perdagangan pukul 09.22 WIB, IHSG menguat 17,23 poin atau naik 0,28% ke level 6.110,99. Sebagian besar indeks sektoral bergerak menguat dipimpin sektor konsumsi noncylical yang menguat 0,96%, industri 0,57%, industri dasar 0,53%, serta properti 0,33%.

Tekanan terjadi pada sektor-sektor teknologi, konsumsi cylical, transportasi, dan infrastruktur yang masing-masing mengalami koreksi 0,68%, 0,33%, 0,29%, dan 0,07%.

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Volume transaksi perdagangan hari ini disokong oleh jumlah transaksi sebanyak 263.660 kali dengan volume 69,92 juta saham dengan nilai Rp1,47 triliun.

Sebanyak 336 saham memulai sesi pembukaan perdagangan awal pekan ini dengan bergerak menguat sedangkan 259 saham terpantau mengalami koreksi dan 315 lainnya bergerak stagnan.

Top gainer pagi ini dari sisi kenaikan harga dihuni oleh emiten IFSH yang menguat Rp390 atau 19,31%, diikuti GGRM Rp350 (1,94%), POLU Rp350 (2,39%), TFCO Rp255 (24,76%), dan STTP Rp250 (2,91%).

Sementara saham-saham yang kurang beruntung di perdagangan awal ini ditempat emiten DUTI dengan koreksi harga Rp300 (6,25%). Top losser lainnya adalah ABDA yang turun Rp290 (5,94%), SINI Rp250 (1,58%), MGLV Rp100 (0,75%), dan SMMT Rp80 (2,01%).

Riset MNC Sekuritas pagi ini menyoroti sentimen positif dari langkah pemerintah yang meresmikan 11 proyek hilir senilai Rp180 Triliun dan ekspor baterai EV. Mnc Sekuritas menilai proyek-proyek ini memperkuat ekosistem hilir nikel Indonesia dan rantai pasokan EV domestik, berpotensi meningkatkan nilai tambah sumber daya alam dan menarik investasi manufaktur bernilai tinggi.

" Namun, realisasi manfaat ekonomi akan bergantung pada pelaksanaan proyek, pemanfaatan fasilitas, dan keberlanjutan permintaan baterai EV global," tulis MNC Sekuritas dalam rilisnya.

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

IHSG akhir pekan lalu menguat 1,04% menjadi 6.093,76 dengan neet buy asing sebesar Rp30,40 miliar. Sebagian besar sektor ditutup lebih tinggi, dipimpin oleh bahan dasar (+1,67%) dan industri (+1,51%), sementara properti & real estat adalah satu-satunya sektor yang turun (-0,16%).

Indeks tersebut naik sejalan dengan sebagian besar pasar Asia, karena investor merespons positif terhadap rilis data penjualan ritel Indonesia yang tumbuh +1,3% YoY pada Agustus 2026 (vs +1,1% YoY pada Juli 2026).

" Kami memperkirakan IHSG akan bergerak dalam kisaran harga 6.078-6.116," tulis riset MNC Sekuritas.

Laju IHSG hari ini juga dibayangi oleh sejumlah agenda penting dan rilis data-data ekonomi dari China hingga AS yang akan dikeluarkan pada pekan ini dan menjadi perhatian para investor.

Beri Komentar